Bertemu Walikota Ibnu Sina, Perwakilan Juragan Setuju Ubah Atap Klotok

DIDEADLINE Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin terhitung Minggu (3/3/2019) ini dilarang menaikkan penumpang di atas atap klotok, akhirnya para juragan pun menemui Walikota Ibnu Sina di kediamannya, Jalan Dharma Praja, Banjarmasin.

LIMA perwakilan juragan klotok yang diwakili persatuan motoris di Dermaga Siring Tendean dan Siring Patung Bekantan, didampingi tokoh masyarakat dan Kabid Pengembangan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Mokhammad Khuzaimi menemui Walikota Ibnu Sina, Minggu (3/3/2019) pagi.

Dalam akun instagram @ibnusina.official, Walikota Ibnu Sina pun menerangkan pertemuan dengan para perwakilan juragan klotok wisata susur sungai yang mangkal di Dermaga Siring Tendean dan Patung Bekatan itu membahas soal peningkatan kenyamanan dan keselamatan penumpang, khususnya wisatawan susur sungai di Banjarmasin.

BACA :  Ancam Mogok Massal, Juragan Klotok Berencana Mengadu ke Gubernur Kalsel

“Salah satu yang dibahas adalah agar penumpang tidak lagi duduk di atas atap klotok. Ternyata, perwakilan kelompok motoris sepakat untuk menerapkan standar klotok yang aman seperti ditetapkan pemerintah kota,” tulis Ibnu Sina.

Untuk meringankan para motoris atau juragan klotok, Ibnu Sina mengatakan Pemkot Banjarmasin memberi jeda waktu hingga enam bulan ke depan, sehingga secara bertahap model atap klotok wisata akan diubah seperti purwarupa klotok Dishub Banjarmasin. Model atap klotok Dishub Banjarmasin sendiri mirip atap speedboat atau longboat, terbuat dari terpal sehingga penumpang tak ada lagi yang naik ke atas atap.

BACA JUGA :  Besok, Penumpang Klotok Wisata Susur Sungai Dilarang Naik ke Atas Atap

“Jadi, secara bertahap hingga enam bulan ke depan, klotok diubah desainnya agar nyaman dan aman. Dalam waktu dekat,ada empat klotok wisata susur sungai yang akan diubah,” ucap Ibnu Sina, dalam akun IG-nya tersebut.

Atas kesepakatan itu, Ibnu Sina pun mempersilakan para juragan klotok untuk beroperasi sembari mengutamakan keselamatan penumpang agar tak naik ke atas atap. “Mulai hari ini, silakan jalan, bawa penumpang tapi tetap diimbau untuk mengutamakan keselamatan dengan tidak naik ke atas klotok,” tuturnya.(jejakrekam)

Penulis Arpawi
Editor Didi GS