ACT

Peduli Desa Terpencil, MRI Balangan Gelar Aksi Kemanusiaan

0 192

MEMENUHI panggilan jiwa. Mungkin kalimat itu yang bisa menggambarkan latar belakang dari aksi kemanusiaan di Desa Kambiyain, Sabtu (16/2/2019) kemarin. Sebanyak 50 relawan gabungan di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan menggelar aksi kemanusian bersama 64 siswa di SDN Kambiyain.

BERBAGAI acara mewarnai kegiatan  tersebut. Diantaranya,  dongeng kemanusiaan, edukasi cara mencuci tangan, fun games dan berbagi buku. Aksi dimotori oleh Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Balangan, Palang Merah Remaja (PMR) Balangan, Forum Anak Daerah Tebing Tinggi, dan Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Kabupaten Balangan.

BACA: ACT MRI Sambangi Korban Kebakaran di Pelambuan

“Senang sekali bisa bermain bersama – sama dan dikasih cerita yang rame. Ada hadiah dan buku yang sangat bermanfaat untuk kami,” kata Risma, seorang siswa SD kelas 4 . Terima kasih kakak-kakak relawan,” teriak Risma dan teman-temannya.

Bukan hanya para siswa, Kepala Sekolah SDN Kambiyain Herman Aryadi SPd juga mengaku senang dengan kehadiran para relawan. “Terima kasih kepada MRI-ACT yang telah mau ke sekolah kami. Soalnya jarang  ada yang mau ke sini. Alhamdulillah anak-anak antusias luar biasa walaupun ini sifatnya spontan,” ungkap Herman. Ia berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara rutin.

Ketua MRI Balangan Nurul Yaqin menjelaskan bahwa aksi kemanusiaan tersebut merupakan aksi kolaborasi berbagai lembaga relawan dan pendidikan. “Kami melihat Desa Kambiyain menjadi salah satu desa terpencil yang juga memerlukan uluran tangan relawan dan juga dermawan,” ucap relawan yang pernah bertugas di Palu beberapa waktu lalu.

BACA JUGA: MRI Banjarbaru Bersama Engineer Bites Charity Terbitkan Bahagia untuk Sesama

Lelaki yang kerap dipanggil Nurul itu mengaku sempat deg-degan saat melakukan perjalanan menuju Desa Kambiyain. “Waktu tempuh memang hanya dua jam dari Kota Balangan, namun akses yang harus dilewati cukup memicu adrenalin karena kami harus melewati jalur Pegunungan Meratus yang berliku,” kisahnya.

Melalui aksi kemanusiaan, MRI Balangan berharap bisa mengalirkan lebih banyak kebaikan lagi untuk Desa Kambiyain. “Seperti kebanyakan desa di Pegunungan Meratus, di sana belum ada listrik. Sinyal seluler juga sulit. Maka kami mengajak siapapun untuk bisa berbagi kebahagiaan untuk mereka,” pungkas Nurul.

BACA LAGI: MRI dan ACT Respon Cepat Korban Puting Beliung di Gambut

Secara administratif Desa Kambiyain masuk dalam kawasan Dayak Pitap, dimana kawasan ini masuk dalam bentangan pegunungan Meratus. Dikutip dari Wikipedia, Dayak Pitap merupakan sebutan bagi kelompok masyarakat yang terikat secara keturunan dan aturan adat, mendiami kawasan disekitar hulu-hulu Sungai Pitap dan anak sungai lainnya. Jarak desa ke Kota Balangan 48 Km dan jarak ke Banjarmasin sejauh 231 Km.(jejakrekam)

Penulis Retno Sulisetyani
Editor Fahriza

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.