Akibat Banjir, Ratusan Hektare Sawah di Barito Utara Terancam Gagal Panen  

SELAIN merendam ratusan perumahan warga dibeberapa kecamatan, banjir di Kabupaten Barito Utara juga merendam ratusan hektare sawah. Tentu saja potensi gagal panen akibat kejadian ini sudah di depan mata.

SEPERTI di beberapa desa di Kecamatan Gunung Timang. Ratusan sawah yang sudah ditanami padi, kini ikut direndam banjir, bahkan pohon padi tersebut juga ada yang tenggelam.

BACA : Kawasan di Aliran Sungai Lahei Terendam Banjir

Ahar, warga Desa Rerawa mengatakan, banjir yang merendam ratusan areal persawahan karena Sungai Montallat meluap sejak dua hari lalu. Dimana hujan terjadi di hulu sungai,  sehingga terjadi penumpukan air diareal persawahan yang sebagian besarnya adalah beririgasi dan tadah hujan.

Menurutnya, akibat terendam,maka pihak warga sangat khawatir padi yang ditanam akan gagal panen,  sebab melihat dari kondisi tersebut,  sama dengan waktu gagal panen tahun sebelumnya.

“Bagaimana tidak takut gagal panen, pohon padi ada yang tenggelam dan ada juga yang hampir tenggelam. Selain itu air yang deras masuk persawahan juga memperparah kerusakan pohon padi,” katanya.

BACA JUGA: Pasar Bebas Banjir Muara Teweh Diresmikan

Menurutnya,  apabila terjadi hujan susulan nanti,  maka kondisi air akan lebih tinggi, apalagi sungai yang bermuara di sungai Barito kondisi airnya juga sedang naik.  Apalagi di wilayah Gunung Timang arah ke Montallat sebagian besar adalah petani.

“Parahnya lagi selain padi yang terendam juga kebun karet warga. Sehingga tidak bisa disadap, padahal selain bertani padi warga juga penyadap karet secara turun temurun,” jelasnya.(jejakrekam)  

Penulis Syarbani
Editor Fahriza
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news and updates delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time