Kepala Lapas dan Rutan se-Kalsel Mendadak Dites Urine

TES urine mendadak dilakukan jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kalsel terhadap kepala lembaga pemasyarakatan (lapas) dan kepala rumah tahanan (rutan), Senin (12/2/2019).

PENGUJIAN air seni  ini untuk mendeteksi positif atau tidak mengkonsumsi narkoba dilakukan Divisi Pemasyarakatan di sela rapat kerja teknis di Kanwil Kemenkumham Kalsel. Program tes urine dadakan ini untuk mendukung program pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN).

Kepala Kanwil Kemenkumham Kalsel Ferdinan Siagian mengatakan tes urine yang dijalani puluhan kepala lapas, kepala rutan, hingga UPT Divisi Pemasyarakatan termasuk kepala-kepala divisi untuk memutus indikasi peredaran narkoba ditengarai masih dikendalikan warga binaan pemasyarakatan (WBP).

BACA :  Dipercaya Jadi Portir Penjara, Satu Napi Kabur dari Lapas Tanjung

“Termasuk, oknum petugas yang ada di lapas atau rutan. Kami ingin memutus tali peredaran dalam lapas, rutan dan lembaga pembinaan khusus anak. Langkah pencegahan ini penting agar menangkal isu-isu yang berkembang selama ini,” cetus Ferdinan Siagian.

Dari 45 sampel urine yang diperiksa petugas BNN Provinsi Kalsel, hasilnya menunjukkan negatif narkoba. Menurut Ferdinan, tes urine akan terus dilakukan, jika nantinya hasilnya positif, dirinya tidak akan main-main dan langsung memproses oknum yang terlibat.

BACA JUGA :  Sipir Terlibat Jaringan Narkoba, Kepala Lapas Banjarbaru : Urusan Hukum Ditangani Polisi

“Kami buatkan berita acara serta dilaporkan ke Kementerian Hukum dan HAM. Makanya, saya minta petugas jangan main-main dengan narkoba. Sebab, bagi oknum petugas atau pejabat yang terlibat narkoba di Kementerian Hukum dan HAM, sanksi beratnya adalah pemberhentian,” tandas Ferdinan.(jejakrekam)

 

Penulis Balsyi
Editor Didi GS
Anda mungkin juga berminat
Loading...
Kata mereka tentang jejakrekam.comhttps://www.youtube.com/watch?v=JMpxvqUGSc4&t=28s