Gugah Kesadaran Politik, KPU Kalsel Gelar Lomba Mural Pemilu

PARA pegiat urban, seni mural dan bomber bisa menyalurkan bakat seninya dalam lomba membuat mural yang dihelat KPU Provinsi Kalimantan Selatan. Desain mural yang dilombakan yakni dua dimensi (dwimatra) dan tiga dimensi (trimatra) di halaman kantor KPU Kalsel, Jalan Achmad Yani Km 3,5 Banjarmasin.

DENGAN tinggi 2,6 meter dan lebar 3 meter, desain mural yang dilombakan bertema Pemilu 2019 dengan subtema; adil dan berintegritas, tanpa politik uang dan politisasi SARA, Ayo memilih untuk Indonesia kuat, pemilih berdaulat negara Indonesia kuat, KPU melayani, pemilih berdaulat negara kuat, 17 April 2019 pemilih berdaulat.

Lomba mural Pemilu 2019 akan dihelat pada 26-27 Februari 2019 nanti. Kegiatan kreatif ini diakui komisioner KPU Kalsel Edy Ariansyah untuk meningkatkan partisipasi pemilih sesuai target nasional sebanyak 77,5 persen.

BACA :  Ini Sebaran 120.459 Pemilih Pemula Kalsel, Terbesar Ada di Kabupaten Banjar

“Partisipasi pemilih ini sangat penting dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas Pemilu 2019 yang memiliki legistimasi yang kuat. Untuk itu, kami mendorong bagi para pelajar, mahasiswa, pegiat seni mural dan masyarakat umum untuk mengikuti lomba pembuatan mural Pemilu 2019,” kata Edy Ariansyah kepada jejakrekam.com, Selasa (12/2/2019).

Dengan lomba mural itu diharapkan Edy Ariansyah bisa memberi ruang bagi para pegiat seni untuk mengekspresikan karya seninya, sembari menyebarluaskan informasi mengenai pemilu.

BACA JUGA :  Pesan Graffiti di Taman Sari, Sepatutnya Aksi Bomber Diberi Tempat Khusus

“Untuk peserta lomba mural tidak dipungut biaya alias gratis. Jadi, setiap kelompok pemilih, terutama yang sudah berusia 17 tahun dan terdaftar dalam DPT, bisa mengikuti lomba ini,” beber Edy Ariansyah.

Ia berharap dengan lomba mural ini bisa digenjot pengetahuan, pemahaman dan kesadaran masyarakat akan pentingnya hak dan kewajiban sebagai pemilih di Pemilu 2019.

“Ada kriteria dan penilaian yang akan dilakukan para juri dalam karya seni mural yang dihasilkan para peserta. Mereka terbaik tentu sebagai pemenangnya,” tandas Edy Ariansyah.(jejakrekam)

 

 

Penulis Asyikin
Editor Didi GS