Pengeringan Saluran Irigasi Riam Kanan Terlama dalam 15 Tahun

DALAM 15 tahun terakhir, pemerintah daerah melakukan pembersihan terlama saluran irigasi Riam Kanan, yang dikhawatirkan merugikan petambak ikan.

DINAS PUPR Kalsel dan Balai Wilayah Sungai Kalimantan 2 menghentikan aliran air di irigasi Riam Kanan. Pekerjaan ini untuk mengeringkan saluran irigasi guna memudahkan pembersihan gulma dan sampah di dasar saluran air.

Humas PDAM Intan Banjar Azwar mengatakan, jadwal pengeringan dan pembersihan saluran irigasi selama 21 hari. “Pengeringan saluran irigasi pada 7 hingga 28 Januari 2019 atau sekitar tiga pekan. Ini pengeringan paling lama dalam 15 tahun terakhir,” bebernya.

Pengeringan irigasi selama 21 hari tersebut berdampak pada PDAM Intan Banjar dan juga para petambak ikan.

BACA : Debit Air Irigasi Menurun, BWS Kalimantan II Segera Tertibkan Petambak Ikan

Terkait hal itu PPK Daerah Irigasi Riam Kanan Dinas PUPR Kalsel Herry Ade Permana mengatakan, pembersihan saluran irigasi tidak asal dikerjakan. Sebab, sebelumnya juga telah dilakukan sosialisasi terhadap semua pihak terkait.

Pihaknya hanya melaksanakan pembersihan setelah terjadi kesepakatan semua pihak, yakni dengan PDAM Intan Banjar, perwakilan petambak ikan, Balai Wilayah Sungai Kalimantan II, serta Komisi Pengairan Kabupaten Banjar dan Kalsel.

“Sebelumnya telah dilakukan koordinasi. Untuk di Kabupaten Banjar yang menjalin koordinasi adalah Ketua Komisi Pengairan yang dipimpin Kepala Bappelitbangda Banjar,” katanya.

PPK Daerah Irigasi Riam Kanan ini juga mengungkapkan, semua penghitungan dan kesepakatam tentu telah dilakukan.

“Kami melaksanakan pengeringan dan pembersihan sesuai dengan hasil yang telah disepakati bersama, seperti yang disosialisasikan Komisi Pengairan,” tegas Herry.

Ada lebih 2.000 pipa air untuk tambak ikan tidak mendapatkan air dalam sepekan ini. Akibatnya sekitar 600 petani petambak ikan merasakan dampak yang bisa mematikan bibit ikan mereka.(jejakrekam)

Penulis Syahminan
Editor Andi Oktaviani
Anda mungkin juga berminat
Loading...