Giliran Kampung Sasirangan Seberang Masjid Bakal Didandani

KAMPUNG tematik jadi pilihan Walikota Ibnu Sina untuk mengentaskan kawasan kumuh di bantaran Sungai Martapura. Usai mendandani kawasan Sungai Bilu dengan kampung hijau, giliran Kampung Melayu Laut disulap menjadi kampung biru berbiaya Rp 1,3 miliar. Rencananya, tahun 2019, giliran Kampung Sasirangan di Kelurahan Seberang Masjid jadi objek percontohan.

WALIKOTA Ibnu Sina berharap kehadiran kampung-kampung tematik ini turut menggairahkan wisata susur sungai yang jadi andalan Banjarmasin. Selain itu, ketika para wisatawan menaiki klotok disuguhkan pemandangan berbeda terhadap perkampungan masyarakat Banjar di tepi Sungai Martapura.

“Sesuai dengan karakter Kelurahan Seberang Masjid yang pusat pengrajin sasirangan, tentunya kawasan itu akan dijadikan Kampung Sasirangan. Rumah-rumah yang berada di bantaran Sungai Martapura itu akan dicat bermotif sasirangan,” kata Walikota Ibnu Sina.

BACA :  Didanai Rp 1,3 Miliar, 7 RT Kampung Melayu Disulap Jadi Kampung Biru

Sebelumnya, perkampungan yang berada di samping Jembatan Pasar Lama telah dipoles dengan cat warna-warni dan bermotif kain khas Banjar. Sayangnya, lama kelamaan warnanya memudar. Bahkan, ada beberapa rumah yang bagian atapnya telah rusak, hingga sedikit mengganggu pemandangan.

Pada APBD Banjarmasin tahun anggaran 2014, sebenarnya sudah disusun studi kelayakan dan DED Kampung Sasirangan Seberang Masjid berbiaya Rp 375 juta. Studi ini pun digarap CV Pola Arsitek Konsultan, selaku pemenang proyek milik Dinas Cipta Karya dan Perumahan. Kini dinas ini berganti nama menjadi Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Banjarmasin.

Sementara itu, Ketua RT 01 RW 01 Kelurahan Seberang Masjid, Baidilah mengaku setuju jika rumah-rumah yang berada di bantaran Sungai Martapura itu dicat motif kain sasirangan. Hanya saja, Baidilah meminta sebelum rencana itu terealisasi harus disosialisasikan terlebih dulu.

BACA JUGA :  Inilah Gang Sambung Rasa yang Menjuarai Lomba Menghias Kampung se-Banjarmasin

“Untuk sementara ini, kami belum mengetahui adanya rencana dari Pemkot Banjarmasin. Yang pasti, kami pasti setuju untuk kebaikan kampung,” kata Baidilah kepada jejakrekam.com, Jumat (8/2/2019).

Senada itu, Ketua RT 03 RW 01 Kelurahan Seberang Masjid, M Yamin pun mengatakan sangat senang jika kawasan kumuh di bantaran sungai ditata lebih cantik. Asalkan, menurut dia, untuk penataan Kampung Sasirangan, tentu rencana dari Balai Kota harus didukung penuh.

“Otomatis, kalau terealisasi, kawasan yang berada di beranda Sungai Martapura terlihat lebih asri dan tertata, jadi kesan kumuh bisa hilang dengan sendirinya,” tuturnya.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Didi G Sanusi
Anda mungkin juga berminat
Loading...