Dirgahayu

Bagi yang Jomblo Jangan Merasa Terhina, Terpenting Jauhi Zina

VALENTINE’s day bertepatan pada 14 Februari. Momen yang sering disebut dengan hari kasih sayang, identik dengan bagi bunga, cokelat hingga seks bebas. Tradisi ini pun dinilai sangat jauh dan menyimpang dari ajaran Islam. Sudah sepatutnya, para remaja muslim untuk melek sejarah agar tak terjerumus dengan budaya Barat yang condong berbau maksiat.

HAL ini disampaikan dua pemateri dr Encep Sugiana dari Komisi Penanggulangan AIDS, dr Encep Sugianto dan Ustadz Luky B Rouf, founder Yuknikahsyari dalam kampanye edukasi dari genius di ruang PQ STIE Sutaatmaja, Subang, Jawa Barat, Minggu (3/2/2019).

Menurut Encep, angka penderita HIV/AIDS tiap tahun ternyata kian meningkat, terutama pada usia produktif 20-30 tahun.

“Semua ini terjadi melalui jarum suntik secara bergantian, bekas pakai dan tidak steril. Kemudian, hubungan seks berganti-ganti pasangan serta bisa dari ibu ke bayi melalui proses hamil, melahirkan atau menyusui,” ucap Encep Sugianto.

BACA :  NU Menilai Banyak Mudharatnya, Muhammadiyah Tegas Hukumkan Haram

Sementara itu, Ustadz Luky B Rouf berharap agar generasi muda muslim tidak menodai cinta dengan perilaku seks bebas. Menurut Luki, cinta yang digandrungi para remaja, padahal cinta dalam Islam adalah fitrah manusia dan tidak boleh dinodai dengan perilaku yang menyimpang dari ajaran agama.

Ada 100 peserta yang hadir dalam diskusi itu, terlebih lagi Ustadz Luky B Rouf mengatakan bagi yang jomblo namun bahagia, dan nikah jelas lebih mulia. Hingga akhirnya, dalam sesi tanya jawab, banyak hal yang terungkap bagaimana bahaya seks bebas, jelas melanggar fitrah manusia. Khususnya, ajaran agama Islam sendiri.

Sementara itu, salah satu peserta Desi Anggraeni mengungkapkan sangat jelas dalam Islam bahwa zina adalah perbuatan keji dan munkar. “Dalam ayat Alquran sangat jelas jangan mendekati zina, apalagi melakukannya. Zina itu bisa zina mata, telinga, hati, tangan, kaki dan hubungan suami istri,” kata Desi Anggraeni dalam rilisnya dikirim ke redaksi jejakrekam.com, Senin (4/2/2019).

BACA JUGA :  Disdikbud Melarang Valetine Day, Kemenag Ajak Saling Menghormati

Menurut dia, bagi yang jumblo, jangan merasa dirinya terhina, justru berbangga jika Allah SWT menjaganya. Ia pun memberi tips agar tidak terjerumus zina, terutama bagi yang berpacaran sebelum akad nikah diucapkan.

Yakni, tidak berdua-duaan (khalwat), dilarang berikhtilath (campur baur), menjaga aurat, menundukkan pandangan, say no to tabarruj, bula sudah mampu segeralah menikah dan bila tidak dan belum mendapat jodoh, berpuasalah sesuai ajaran Nabi Muhammad SAW.

“Kemudian, menyibukkan diri dengan hal positif sesuai syariat dan menjauhi perkara yang bisa mengikat hati sehingga ingin berpacaran. Apalagi, ajaran Islam sudah mengatur masalah itu serta memberikan solusinya,” tandasnya.(jejakrekam)

 

Penulis Siti Nurdianti
Editor Fahriza