Penerimaan Kanwil Bea Cukai Kalimantan Bagian Selatan Melebihi Target

TAHUN 2018, dari target Rp 127 miliar, Kanwil Bea Cukai Kalimantan Bagian Selatan mampu lebihi target penerimaan, yakni sekitar Rp 158 miliar atau 124,2 persen.

KEPALA Kanwil Bea Cukai Kalimantan Bagian Selatan Hary Budi Wicaksono mengatakan, penerimaan berasal dari bea masuk sebesar Rp 62 miliar, bea keluar Rp 95 miliar, dan cukai sebesar Rp 0,9 miliar.

Penerimaan tersebut, bebernya, berasal dari lima kantor yang ada di wilayah Kalimantan Bagian Selatan, yakni Bea Cukai Banjarmasin, Kotabaru, Pulang Pisau, Sampit dan Pangkalan Bun.

BACA : Dua Dirjen Kemenkeu Bidik Potensi Pajak Ekspor Batubara Kalsel

Diungkapkannya, selain penerimaan bea masuk, bea keluar, dan cukai, ada pula penerimaan sektor pajak yang mampu direalisasikan sekitar Rp 2,8 trilliun.

“Didapat dari pajak penambahan bilai (PPN) impor sebesar Rp 2,3 trilliun, PPh impor Rp 410 miliar, dan PPh ekspor Rp 134 miliar,” katanya.

Pihaknya juga joint operation dengan Kanwil Pajak Kalselteng, dimana dari kerjasama itu mampu menambah penerimaan negara sekitar Rp 518 miliar.

“Hasil ini melebihi target sebesar Rp 460 milar. Kerjasama seperti ini akan dilanjutkan lagi dengan mengintensifkan pada kegiatan yang berpatonsi menambah penerimaan negara, baik dari sektor pajak maupun bea cukai,” pungkasnya.(jejakrekam)

Penulis Balsyi
Editor Andi Oktaviani