ACT

Pemprov Kalsel Restorasi Pesanggrahan Belanda di Tahura Sultan Adam

0 350

DINAS Kehutanan Kalsel akan merestorasi tiga bangunan pesanggrahan di kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Sultan Adam, seperti mirip zaman penjajahan Belanda.

KADIS Kehutanan Kalsel Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, pesanggrahan dibangun mirip aslinya, berdasarkan hasil penelitian Prof Arif dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Nantinya, pesanggrahan tersebut akan difungsikan sebagai penginapan.

“Bangunan pesanggrahan direstorasi sedekat mungkin seperti aslinya. Kalau sudah selesai, pesanggrahan akan digunakan untuk umum, misalnya untuk penginapan,” bebernya.

Untuk restorasi tiga bangunan itu, ungkap Hanif, Pemprov Kalsel anggarkan dana sekitar Rp 3 miliar, dan pelaksanaannya dilakukan secara bertahap.

BACA : Jadi Ekowisata, 22 Jenis Bambu Berbagai Negara Perkaya Vegetasi Tahura Sultan Adam

Pesanggrahan yang telah dibangun kembali, pondasinya dengan cor beton, dengan arsitektur gaya Eropa dan berbahan baku kayu ulin.

Berdasarkan catatan sejarah dari berbagai sumber, disebutkan di kawasan Tahura Sultan Adam (Mandiangin)  ada sejumlah bangunan peninggalan Belanda. Bangunan tersebut, diantaranya kolam pemandian, pesanggrahan, pos jaga, sanatorium, dan lapangan tenis.

Bangunan Belanda di kawasan Tahura Sultan Adam dibangun pada masa Gubernur BJ Haga.(jejakrekam)

Penulis Syahminan
Editor Andi Oktaviani

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.