Hermansyah Aklamasi Terpilih Menjadi Ketua KONI Banjarmasin 2018-2022

WAKIL Walikota Banjarmasin Hermansyah terpilih menjadi ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banjarmasin periode 2018-2022.

DALAM Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) KONI Banjarmasin yang digelar di Hotel Roditha, Sabtu (29/12/2018), Hermansyah menjadi calon tunggal calon Ketua KONI Banjarmasin.

Setelah proses verifikasi tim penjaringan, Hermansyah didukung 32 cabang olahraga (cabor) dari 38 cabor anggota KONI Banjarmasin. Sementara, Fauzan Ramon hanya didukung tiga cabor, setelah melewati proses verifikasi, meski Fauzan Ramon mengklaim didukung 17 cabor. Persyaratan pendaftaran minimal didukung 15 cabor.

Hermansyah menyadari beban dan tugas berat sebagai Ketua KONI Banjarmasin karena agenda perhelatan akbar olahraga, seperti Pra PON 2019 dan mempertahankan tradisi juara umum Porprov Kalsel.

“Kami secara lahir dan batin siap melaksanakan amanah itu. Kami selalu siap bergandengan tangan sesama insan olahraga demi kemajuan hlahraga di Banjarmasin,” ucapnya.

BACA : Mungkinkah Hermansyah Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua KONI Banjarmasin?

Ia meminta dukungan dan bimbingan pengurus demisioner KONI Banjarmasin, karena selama ini pengurus KONI era Djumadri Masrun dianggapnya sukses membawa pulang medali dan prestasi ke Banjarmasin.

“Prestasi yang sudah dicapai diupayakan untuk dipertahankan dan yang belum mempersembahkan prestasi kita berusaha meningkatkannya,” kata mantan anggota DPRD Kalsel ini.

Hermasnyah menyebut dalam jangka pendek pengurus KONI Banjarmasin membenahi fasilitas olahraga karena selama ini fasilitas yang ada belum memadai. “Kita menyadari masih kurang di sektor fasilitas olahraga. Kita akan berkolaborasi dengan pengusaha turut berkontribusi untuk meningkatkan prestasi-prestasi olahraga,” ungkap Hermansyah.

Ia juga mengupayakan perhatian yang setara kepada cabor-cabor di bawah naungan KONI Banjarmasin, meski ada cabor-cabor unggulan yang sedikit diprioritaskan dibandingkan cabor lainnya.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengharapkan tidak ada terjadi polemik di tubuh KONI Banjarmasin.

Ia memastikan tidak ada intervensi apapun dari Balaikota Banjarmasin terkait dukungan mayoritas cabor kepada Hermansyah.

Ibnu mengungkapkan, KONI Banjarmasin masih disuntik anggaran di APBD 2019, untuk mekanisme tetap berkoordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Banjarmasin.

“Kita sedang menghadapi Pra PON 2019, kita harus menjaga tradisi juara, dan memberikan atlet-atlet terbaiknya mewakili Kalimantan Selatan di kancah nasional,” pungkasnya.(jejakrekam)

Penulis Ahmad Husaini
Editor Andi Oktaviani