Hasil Dewan Juri Berbeda-Beda, Kejurnas Drumband Diwarnai Aksi Protes

KEJUARAAN Nasional (Kejurnas) Drum Band Senior Satuan Kecil 2018 di GOR Hasanuddin Banjarmasin diwarnai aksi protes. Pangkal masalahnya: para peserta mengeluhkan tidak selarasnya sikap dewan juri dalam menentukan pemenang lomba. Penyelenggara kejurnas juga dianggap tidak siap sepenuhnya lantaran agenda acapkali molor.

AMBIL contoh, saat pengumuman pemenang yang dijadwalkan, Sabtu (8/12/2018) pukul 16.00 WITA. Mestinya tepat waktu, pemberitahuan pemenang molor hingga lima jam. Akar persoalannya berasal dari silang pendapat antar dewan juri.

Keluhan disampaikan oleh Ketua Tim asal Banten, Afrone. Menurutnya, dalam memutuskan pemenang antar juri malah berbeda-beda hasil. Sehingga mereka menganggap tim Banten dirugikan dalam ajang kejurnas.

BACA: Songsong Kejurnas Drum Band 2018, PDBI Kalsel Gelar Paman Birin Cup

“Misalnya dewan satu mengatakan bahwa tim kami sudah menyentuh garis, sedangkan dewan juri yang lainnya belum menyentuh garis, padahal di video kami juga menyentuh garis, ” ceritanya.

Tim Banten memang sudah melancarkan protes terhadap penyelenggara kejurnas. Namun, diceritakannya, panitia tidak mempertimbangkan bukti yang dipegang oleh mereka. “Hanya video milik mereka yang jadi penilaian,” kata dia.

Ditambahkan Afrone, kejadian merugikan tak cuma menimpa timnya. Namun, provinsi Jawa Tengah dan tim tuan rumah Kalsel juga ikut-ikutan terkena ditiban persoalan. “Itu yang tidak kami pahami. Kenapa cara kerja dewan juri seperti itu,” bebernya.

Diminta menanggapi insiden berulang ini, Ketua Umum Persatuan Drum Band Indonesia, Kombes Joko Sarwoko dalam suatu pertandingan pasti ada yang menang dan yang kalah. “Masalah protes itu sudah biasa,” ujarnya diplomatis.

BACA: Sahbirin : Memainkan Drum Band Tidaklah Mudah

Diklaimnya dewan juri sudah bekerja maksimal. Namun, Joko menyebut dewan juri tetap tidak terlepas dari kekhilafan. “Sehingga saya sebagai ketua umum mohon maaf. Semoga dikemudian hari tidak ada lagi kesalahan yang terjadi dan kita akan melaksanakan sebaik- baiknya sesuai aturan yang ada,” ujarnya hemat. (jejakrekam)

Sekadar diketahui, Kejurnas Drum Band Senor Satuan Kecil 2018 ini diikuti 10 Provinsi dengan total tim 13 regu. Dimulai sejak tanggal 3 Desember hingga berakhir 8 Desember 2018.

Telah diumumkan para jawaranya. Diantaranya tim Jawa Barat yang mendapat juara umum dengan meraih 2 emas, 1 perak dan 2 perunggu. Dimenangkan dari katagori lomba, baik lomba ketahanan ketepatan baris-berbaris (LKKB), lomba berbaris jarak pendek (LBJP), lomba unjuk gelar (LUG) serta jenis lomba baris berbaris (LBB) dengan meraih uang pembinaan sebesar 40 juta.

Sementara, juara umum kedua datang dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan memperoleh 2 emas dan 1 perunggu serta mendapat uang pembinasn Rp 30 juta.

Selanjutnya, posisi kedua yang diraih oleh DIY, diikuti Provinsi Banten dengan raihan urutan ketiga. Meraih satu emas, dua perak dan satu perunggu dengan mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 20 juta. (jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Fahriza