Menjelang Akhir Tahun, Aparat Harus Berani Menindak Pemilik THM Nakal

MENGINJAK momen pergantian tahun, praktik penggunaan narkoba dan prostitusi di tempat hiburan malam (THM) dianggap melulu jadi momok. Desakan masyarakat kepada aparat hukum agar menindak tegas pengguna dan pemilik THM nakal yang lantas berdatangan.

AMBIL contoh, Imam Masjid Hasannuddi Majedi, Muhammad Yusuf. Dirinya meminta dengan tegas supaya aparat hukum bertindak untuk menertibkan lokasi hiburan malam yang melanggar aturan. Lebih-lebih untuk THM yang kerap menjadi lokasi sarang narkoba dan esek-esek.

“Razia harus diintensifkan menjelang Natal dan tahun baru. Instansi terkait, harus dilibatkan. Bukan hanya Pihak Polda saja, tetapi Satpol PP, tokoh agama, tokoh Pemuda juga,” ujarnya.

Lebih khusus, Yusuf meminta anak-anak di bawah umur harus tegas ditindak. “Untuk itu petugas harus mengecek KTP masing-masing pengunjung. Bila di bawah umur, harus diserahkan ke dinas terkait untuk dibina,” ujarnya.

BACA: Gelar Operasi Pekat, Ibnu-Herman Tak Langsung ‘Tembak’ Pengusaha Nakal

Dirinya juga berharap pada pihak berwenang agar berani menindak pemilik maupun pengelola THM nakal yang masih melanggengkan praktik penggunaan barang haram dan prostitusi. “Bila terbukti ada pelanggaran harus disegel atau ditutup. Sesuai aturan berlaku,” tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Diresnarkoba Polda Kalsel, Kombes Pol Wisnu Widarto menyebut memang operasi bakal dilakukan guna menjaga kekhusyukan beribadah menjelang akhir tahun.

“Kita tegas akan menindak tempat hiburan malam yang mengganggu kekhusyukan ibadah,” kata dia kepada jejakrekam.com, Jum’at (7/12/2018).

Lebih spesifik, Wisnu membeberkan lokasi-lokasi THM yang beroperasi sampai larut malam akan menjadi prioritas utama pengintaian. Selain melakukan penyelidikan terhadap pengguna narkoba, giat akhir tahun jug dipastikan menyasar praktik prostitusi yang acapkali terjadi secara ‘satu paket’.

“Kita akan berkoordinasi dengan Ditkrimum, Sat Intelkam dan Sat Sabhara Polda Kalsel, guna melakukan penyelidikan. Jika terindikasi menyalahi akan kita tindak tegas,” tandasnya. (jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Fahriza