Herman Peragakan 87 Adegan untuk Menghabisi Nyawa Levie

REKONSTRUKSI kasus pembunuhan Levie Prisilia yang dilakukan tersangka Herman alias Ebon digelar Polsek Gambut dengan pengawalan ketat di empat lokasi, Selasa (4/12/2018) pagi. Ada 87 adegan yang diperagakan tersangka Herman untuk menghabisi nyawa Levie Prisilia.

JALANNYA reka ulang ini pun turut dihadiri keluarga korban Levie Prisilia, para karyawan dan warga setempat di Cluster Rosewood Royal Woodpark, di Kompleks Aston Grand Banua, Gambut, Jalan Achmad Yani Km 11, Kabupaten Banjar.

Reka ulang kasus pembunuhan dengan jasad Levie yang ditemukan dalam sebuah mobil keluarga Suzuki Swift berlumur darah ini, langsung Kasat Reskrim Polres Banjar, AKP Sofyan,  Kapolsek Gambut AKP Purnoto serta Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Martapura Banjar, Apriadi serta jaksa penuntut umum.

Jalannya reka ulang ini berlangsung lancar. Tak terdengar protes atau suara histeris dari pihak keluarga korban. Di lokasi Polsek Gambut, menceritakan pertemuan pertama antara pelaku dengan korban yang diperagakan seorang polwan.

BACA : Berawal dari Ritual ‘Pengasihan’ dan ‘Penglaris’ di Malam Jumat, Ini Kronologi Pembunuhan Levie

Selanjutnya berpindah ke komplek perumahan mewah itu. Baru di lokasi ketiga, tepatnya di Hotel Aston Grand Banua, reka ulang puncak yang menceritakan kronologi pembunuhan itu terjadi dalam sebuah mobil mini warna biru metallic itu.

Saking banyaknya yang ingin menyaksikan reka ulang ini, sempat membuat kawasan Jalan Achmad Yani Km 11, Gambut, mengalami kemacetan beberapa saat.

BACA JUGA : Pantau Medsos, Herman Tersangka Pembunuh Levie Prisilia Didor Polisi

Kapolsek Gambut AKP Purnoto mengungkapkan reka ulang kasus pembunuhan yang dilakukan tersangka Herman alias Ebon, yakni di rumah, lokasi ATM dekat Hotel Aston Grand Banua, serta lokasi di mana korban ditemukan tewas dalam mobil.

“Reka ulang ini sengaja pengamanannya diperketat, agar prosesnya bisa berjalan lancar,” ucap Kapolsek Gambut, AKP Purnoto.(jejakrekam)

 

Penulis Syahminan
Editor Didi GS