Diincar 108 Caleg, Tersisa 8 Kursi, Satu Petahana Dewan Dipastikan Tersingkir

SATU kursi parlemen telah ‘tereliminasi’ dari daerah pemilihan (dapil) Banjarmasin Timur di Pemilu 2019. Jika sebelumnya, dapil ini menyediakan 9 kursi di Pemilu 2014, kini tersisa hanya 8 kursi yang akan diincar 108 caleg dari 15 parpol peserta Pemilu 2019.

ADA sejumlah calon legislatif (caleg) unggulan dari beberapa parpol.  Sebut saja, Awan Subarkah (PKS) yang terbukti tiga periode melenggang ke DPRD Banjarmasin. Begitupula, Abdul Gais dari Demokrat, sempat menduduki posisi ketua dewan. Lalu, dari PPP terdapat nama Johansyah, dan Zainal A Husni yang sebelumnya PBR hijrah ke PKB juga terpilih di Pemilu 2014.

Sementara, nama Aulia Ramadhan Supit seakan mengganti dominasi sang ayah, almarhum H Abadi Noor Supit. Belum lagi, caleg Golkar unggulan seperti Noot Larifah, dan Adi Kartika yang hijrah dari utara ke timur.

BACA : Laga Seru 6 Kursi Bakal Tersuguh di Dapil Neraka Banjarmasin Tengah

Calon petahana lainnya adalah Elly Rahmah dari PAN. Ditambah Hj Ismina Mawarni, dan Harry Wijaya yang merupakan Ketua DPD PAN Banjarmasin. Sedangkan, dari PDIP terdapat nama Tugiatno, sebelumnya di Pemilu 2014 diduduki Rudi Naparin.

Dengan 8 kursi tersedia, total pemilih berdasar DPT mencapai 77.578 orang tersebar di 9 kelurahan. Ini berarti, harga satu kursi yang harus ditebus sang caleg sekitar 9.678 suara.

Dengan hanya 8 kursi, maka dipastikan ada 100 caleg yang akan tersingkir di Pemilu 2019 di dapil Banjarmasin Timur terdiri dari 9 kelurahan itu yakni Kuripan, Pekapuran Raya, Sungai Bilu, Pemurus Luar, Pengambangan, Benua Anyar, Karang Mekar dan Sungai Lulut.

BACA JUGA : Diperbaiki Lagi, Data Pemilih Banjarmasin Tergerek Jadi 447.049 Orang

Sekretaris DPW PKS Kalsel Awan Subarkah pun tak memungkiri berkurangnya satu kursi di dapil Banjarmasin Timur, membuat pertarungan memperebutkan kursi parlemen makin ketat.

“Yang pasti, kami telah menyiapkan strategi untuk memperkuat basis dukungan. Caleg-caleg yang dipasang PKS di dapil Banjarmasin Timur harus rajin menjumpai masyarakat,” tutur Awan Subarkah kepada jejakrekam.com, belum lama tadi.

Mantan Wakil Ketua DPRD Banjarmasin mengakui saat ini, ada 15 parpol, termasuk PKS yang mengincar 8 kursi di dapil Banjarmasin Timur. Terpenting, menurut Awan adalah PKS tetap bisa mempertahankan satu kursi dari dapil itu sejak Pemilu 2004, 2009, dan 2014.  “Ini yang jadi atensi kami,” kata Awan.

BACA LAGI : Tercatat Hanya 991, Ada 1.996 Pemilih Difabel Banjarmasin Tak Masuk DPT

Senada Awan, koleganya di DPRD Banjarmasin dari PKB Zainal A Husni pun mengakui dengan tersisa 8 kursi, berarti dari 9 wakil rakyat hasil Pemilu 2014 di dapil Banjarmasin Timur akan tersingkir. “Bukan hanya bicara ratusan caleg yang bertarung, calon petahana di DPRD Banjarmasin pun hampir dipastikan satu orang akan tersingkir,” tuturnya.

Zainal A Husni menargetkan PKB tetap mempertahankan satu kursi dari dapil Banjarmasin Timur. Syukur-syukur, bisa mendapat dua kursi. “Memang berat dapat dua kursi. Yang penting, seluruh caleg PKB di Banjarmasin Timur harus bekerja keras,” ucap Zainal.

Dengan persaingan yang sengit, Zainal pun meminta seluruh rekannya sesama caleg PKB agar tak lengah, terutama memperkuat basis massa dukungan. “Ini terpenting agar kantong suara yang ada tak dicuri caleg parpol lain,” imbuhnya.(jejakrekam)

Penulis Ahmad Husaini
Editor Didi GS
Anda mungkin juga berminat
Loading...