Bermain Kala Hujan Deras, Bocah Tewas Usai Tenggelam di Sungai Ahmad Yani

MALANG nasib Muhammad Firdaulady (11 tahun). Niat bermain di kawasan pintu gerbang perbatasan Kota Banjarmasin-Kabupaten Banjar kala hujan turun deras, bocah warga Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar ini malah didapati tenggelam di sekitar Sungai Achmad Yani KM 6, hingga berujung tewas.

INSIDEN ini terjadi sekitar pukul 16.22 WITA, Selasa (04/12/2018). Saat itu, hujan memang tengah deras mengguyur Kota Banjarmasin. Bahkan, disertai dengan petir yang bergemuruh.

Dari informasi yang dihimpun jejakrekam.com di lapangan, korban diduga kuat tewas karena kaget mendengar suara sambaran petir hingga jatuh ke sungai. Kejadian ini juga dikuatkan oleh kakek korban, Budi yang berada di tempat kejadian perkara (TKP).

BACA: Main di Taman Kamboja, Bocah Tewas Tercebur di Kolam

“Entah kenapa, secara tiba-tiba Firdaulady tercebur saat mendengar suara petir. Dia berlari, sehingga terpeleset masuk sungai galian itu,” Ujar Budi kepada jejakrekam.com.

Proses evakuasi korban tak membutuhkan waktu lama. Terjun ke sungai yang memiliki kedalaman dua meter itu, para petugas dan relawan gabungan hanya membutuhkan waktu selama 20 menit untuk mendapatkan korban.

Korban sempat dibawa ke RSUD Ulin untuk mendapatkan tindakan medis. Sayang, usai dievakuasi nyawa Firdaulady tidak bisa diselamatkan, bocah ini menghembuskan napas terakhirnya sewaktu dalam perjalanan.

Dikonfirmasi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Timur Iptu Timur Yono, mengatakan berkomitmen untuk menyelediki kasus ini. Namun, dia tak berkomentar banyak. “Saat ini kami masih dalam penyelidikan,” hematnya. (jejakrekam)

Penulis Sirajuddin/Asyikin
Editor Fahriza
Anda mungkin juga berminat
Loading...