Dirgahayu

Mayat Tanpa Kepala di Tepi Jalan Gubernur Syarkawi Diyakini Korban Pembunuhan

MAYAT tanpa kepala yang ditemukan berada di semak belukar pinggir Jalan Gubernur Syarkawi, Desa Lok Baintan Dalam RT 02, Kecamatan Sungai Tabuk, menghebohkan warga, Selasa (20/11/2018), sekitar pukul 17.00 Wita. Mayat yang belum diketahui identitasnya alias Mr X itu, banyak yang menduga adalah korban pembunuhan.

DARI informasi yang dihimpun jejakrekam.com, penemu pertama mayat Mr X ini adalah Anang Arianto (51 tahun), petani yang tinggal di tempat kejadian perkara bersama Syahliannor (45 tahun) warga Desa Lok Baintan RT 01, mengaku mendapat informasi dari sepasang suami istri yang kebetulan melintas di tempat kejadian perkara.

Saat itu, istri pengendara itu tengah buang air kewcil di semak. Namun, dia terkejut begitu melihat sesosok mayat bercelana jeans dalam kondisi terkelungkup di bawah semak-semak. Selanjutnya, dia memberitahukan kepada sang suami, dan berlanjut ke saksi Anang Arianto.

BACA :  Sahdi Ditangkap Polisi karena Curi Ranmor di Kawasan Sungai Tabuk

Begitu mendapat informasi itu, Anang Arianto langsung mengecek ke tempat yang ditunjuk. benar saja, ada satu mayat dalam kondisi mengenaskan dengan bercak darah di sekitar TKP. Lalu, Anang Arianto mengabarkan kepada rekannya, Syahlian Noor yang langsung menghubungi pihak Polsek Sungai Tabuk.

BACA JUGA :  Dalam Sehari, Dua Pelaku Pembunuhan Berhasil Dibekuk Satreskrim Polresta Banjarmasin

Tak seberapa lama, polisi datang ke TKP, kondisi mayat tanpa kepala ini menggunakan jaket warna coklat dengan jeans warna cream dan sepatu warna putih. Dari tempat itu, polisi menemukan satu buah parang, satu botol minuman ringan Sprit dan satu kepal sabuk yang telah dimodifikasi menjadi pisau.

Dikonfirmasi jejakrekam.com, Selasa (20/11/2018) malam, Kapolsek Sungai Tabuk AKP Idit Aditya memerintahkan anggotanya untuk membawa korban ini ke kamar jenazah RSUD Ulin Banjarmasin.

“Ya, mayat yang ditemukan di semak belukar di pinggir Jalan Gubernur Syarkawi itu tanpa kepala. Kami masih melakukan penyelidikan, bahkan pihak Resmob Polda Kalsel juga diturunkan untuk menangani kasus pembunuhan ini,” kata Idit Aditya.(jejakrekam)

Penulis Syahminan
Editor Fahriza