Jika Diusung Jadi Calon Wabup HST, Berry Siap Mundur dari Caleg DPR

DPRD Hulu Sungai Tengah (HST) telah menyikapi pengunduran diri Abdul Latif untuk melepas jabatannya sebagai bupati, karena tersandung kasus rasuah proyek ruang perawatan baru di RSUD Damahuri Barabai senilai Rp 3,6 miliar. Posisi Wabup HST HA Chairansyah akan segera didefinitifkan sebagai orang nomor satu di Pemkab HST.

KETIKA status Pelaksana Tugas (plt) Bupati HST yang dipegang HA Chairansyah ditetapkan DPRD dicabut dengan menetapkannya sebagai bupati, maka posisi wakil bupati lowong. Saat ini, tiga parpol pengusung yakni Partai Gerindra, PBB dan PKS tengah menyaring sejumlah nama.

DPRD HST telah memparipurnakan surat pengunduran diri Abdul Latif sebagai bupati pada Jumat (16/11/2018), di Barabai. Untuk posisi calon Wakil Bupati HST telah beredar tiga nama kuat, yakni Muhammad Sampurna, anggota DPRD HST asal PBB yang disebut-sebut merupakan orang pilihan Abdul Latif sendiri.

Nama lainnya adalah Akhmad Rozanie yang kini anggota DPRD Banjar dan Sekretaris DPW Partai Nasdem Kalsel. Rozanie yang dikenal dengan panggilan H Jani merupakan putra mantan Sekdakab HST H Noor Fauzie Iberahim.

Terakhir, nama yang mencuat di internal Partai Bulan Bintang (PBB) adalah Berry Nahdian Forqan yang juga SekretarisPengurus Wilayah Nahdhatul Ulama (PWNU) Kalsel.

Beredarnya tiga nama ini juga ditepis Berry Nahdian Forqan. Ia mengaku merasa terhormat namanya masuk dalam bursa kandidat wakil bupati. Namun, ia masih mengikuti perkembangan yang ada apalagi saat ini DPRD HST masih memproses pengunduran diri  H Abdul Latif.

“Belum lagi, DPRD HST harus memproses pengangkatan bupati HST definitif,” ucap aktivis lingkungan hidup ini kepada jejakrekam.com, Sabtu (17/11/2018).

Menurut Berry, dirinya siap dicalonkan untuk mendampingi HA Chairansyah yang segera naik jabatan menjadi Bupati HST sisa masa jabatan 2016-2021.

“Saya siap jika memang diberi amanah untuk mengabdi di tanah kelahiran saya. Bahkan, saya bersedia mengikuti proses yang ada. Sebuah keharusan untuk bisa berkontribusi untuk bangsa dan Banua. Apalagi, di kampung halaman di Barabai, saya siap mengabdi dan mendedikasikan diri,” ucap mantan Direktur Eksekutif Nasional Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi).

Berry pun bersedia untuk mundur dari calon anggota DPR RI  dari PDI Perjuangan di daerah pemilihan (dapil) Kalsel 1 di Pemilu 2019, jika diberi amanah menjadi wakil bupati.

Mencuat nama Berry bukan hal yang mengejutkan. Sebab nama yang dicanangkan mendampingi Chairansyah, harus sosok yang mengerti HST. Apalagi sosok Berry yang telah lama berkecimpung di ranah aktivis lingkungan hidup selaras dengan visi membangun HST tanpa bergantung dengan pertambangan dan perkebunan kelapa sawit.(jejakrekam) 

 

Penulis Ahmad Husaini
Editor Didi G Sanusi