Singgung Krisis Listrik Kalsel, Sandi Janji Jatah Menteri dari Kalangan Milineal

CALON Wakil Presiden nomor urut 2, Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi Kalimantan Selatan, Sabtu (10/11/2018). Ada beberapa agenda yang diikuti pendamping capres Prabowo Subianto di tiga kota, yakni Martapura, Banjarbaru dan Banjarmasin.

SEBELUM bertemu dengan Relawan Prabowo-Sandi (PASSS) di Q Mall, Banjarbaru, terlebih dulu mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta berziarah ke makam ulama kharismatik Kalsel, KH Zaini Abdul Ghani di Komplek Sekumpul Martapura. Kemudian, berbincang dengan para pedagang di Pasar Batuah, Martapura.

Selanjutnya, para sorenya, Sandiaga Uno menjadi pembicara dalam dialog ekonomi peran pengusaha dan generasi milineals dalam membangun perekonomian bangsa di Café Nostalgia, Jalan Belitung Darat, Sabtu (10/11/2018).

Kehadiran Sandi benar-benar menjadi pusat perhatian. Mengenakan baju hem biru dengan balutan syal sasirangan, Sandiaga Uno mendorong generasi milenial untuk menjadi wirausahawan sosial.

Bagi Sandi, tantangan yang dihadapi dalam Pemilu 2019 adalah perlunya penguatan ekonomi dalam menyikai bonus demografi yang dihadapi Indonesia pada 2018 sampai 2035. Ia berpesan ada tiga kiat utama bagi millenial untuk bisa sukses dalam mengembangkan karier yakni selalu berinovasi, berani mengambil risiko dan selalu menjaga tali silaturahmi.

 

Mantan komisaris PT Adaro Indonesia ini mengatakan kunci untuk meraih keuntungan dari bonus demografi adalah dengan mengembangkan entrepreneurship yaitu sebagai penghasil lapangan pekerja bukan pencari kerja.

“Sektor yang akan berkembang yang harus dimaksimalkan adalah pada sektor ekonomi kreatif dan ekonomi digital. Pemuda Indonesia harus bisa ambil bagian dalam sektor ekonomi ini,” ucap Sandi.

Dia melihat potensi generasi milenial Indonesia luar biasa. Namun, di sisi lain, banyak potensi yang belum digarap dengan baik. Millenial sebagai pelaku ekonomi bagi Sandi harus diberikan akses penunjang yang mumpuni salah satunya adalah akses listrik.

“Listrik belum tercukupi dengan baik di Kalsel Padahal kita ketahui bahwa Kalsel adalah gudang energi. Ke depan energi baru terbarukan harus dihadirkan di Kalimantan Selatan,” ucap pendiri Saratoga Investama.

Bagi Sandi, dirinya bersama Prabowo Subianto  mempunyai strategi kebijakan untuk mengembangkan potensi generasi millenial agar bisa menghadapi tantangan revolusi industri 4,0.

Salah satu kebijakan yang diambil bila terpilih lanjutnya adalah lulusan perguruan tinggi difasilitasi pemerintah untuk bisa magang selama dua tahun di perusahaan baik di BUMN maupun di swasta . “Nah bagi korporasi yang mempekerjakan fresh graduate magang selama dua tahun akan diberi insentif dari pemerintah. Sebenarnya di negara-negara maju sudah diterapkan program ini, namun kita masih belum,” papar Sandi.

Ia memastikan Prabowo-Sandi tidak setengah-setengah memberikan akses bagi millenial untuk berkontribusi salah satunya mengangkat menteri dengan usia 30-an tahun.

“Siapa yang mengerti milenial? Ya, milenial itu sendiri. Dengan angka sebesar 130 juta milenial ini menjadi pasar yang begitu kuat. Tapi tergantung kalian (milenial) sendiri, mau jadi pemain atau hanya menjadi pasar? Saya berjanji untuk memberikan kursi menteri pada milenial. Salah satunya Menpora dan Menristek,” pungkas Sandi.(jejakrekam)

 

Penulis Ahmad Husaini
Editor Didi GS
Anda mungkin juga berminat
Loading...