Pantau Ketersedian Pangan, Tim Sergab Mabes TNI AD Turun ke Muara Teweh

MARKAS Besar (Mabes) TNI Angkatan Darat (AD) terjun langsung memantau ketahanan pangan di Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah, Jumat (9/11/2018). Pemantauan ke lapangan ini, tim Mabes TNI AD didampingi Wakil Bupati Barito Utara Sugianto Panala Putra bersama para pejabatnya.

KEPALA Sub Divres Bulog Muara Teweh,  Abdul Azis, mengatakan salah satu upaya dalam menjaga stabilitas pangan nasional, Mabes TNI AD pun menerjunkan tim sergab dari Jakarta untuk memantau ketersediaan beras di kota Muara Teweh.

“Saat ini, stok beras di gudang Bulog Muara Teweh ada sekitar 643 ton. Kemudian, di gudang wilayah Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, ada sekitar 450 ton. Kualitas beras yang tersimpan di gudang juga sangat bagus. Dengan stok yang ada, kami jamin aman sampai tahun baru,” kata Abdul Azis kepada wartawan.

Terkait dengan pemantauan yang dilakukan tim sergab Mabes TNI AD memencar ke seluruh wilayah Kalimantan Tengah, termasuk di Muara Teweh. Menurut Azis, kunjungan tim pusat ini juga memastikan serapan dan jumlah konsumsi masyarakat yang menjadi wilayah layanan Bulog Muara Teweh terhadap kebutuhan pangan, khususnya beras, termasuk jumlahnya yang diterima dari petani.

“Untuk di Kabupaten Barito Utara, hasil pembelian dari petani, memang sangat minim. Oleh karena itu,  seluruh beras yang datangkan berasal dari beras pemerintah,” kata Azis.

Ia menjelaskan saat ini, Bulog Muara Teweh juga menyimpan stok beras pemerintah. Stok pangan ini juga bisa digunakan untuk keperluan bencana alam. “Artinya, ketika pemerintah memerlukan,  maka akan dikeluarkan,  tapi keperluannya untuk kegiatan sosial seperti musibah bencana alam,” ucap Azis.

Menurutnya,  pihaknya juga menyediakan pangan di gudang,  bukan saja beras,  akan tetapi beberapa kebutuhan pokok lainnya seperti daging sapi.  “Harga daging sapi yang didatangkan Bulog ini jauh lebih murah dari pasaran,” ucapnya.

Ia menyebut untuk kebutuhan daging seperti Kabupaten Barito Utara dan Murung Raya masih dalam kategori aman. “Stok daging sapi yang tersimpan di gudang Bulog Muara Teweh mencapai enam ton,” katanya.(jejakrekam)

 

Penulis Syarbani
Editor Didi GS
Anda mungkin juga berminat
Loading...