Maraknya Penyebaran Berita Hoax Ancaman bagi Bangsa

STAF Khusus Presiden Joko Widodo, Diaz Hendropriyono mengunjungi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) sebagai pembicara dalam dialog publik memperingati sumpah pemuda yang dihelat Lembaga Aksi dan Advokasi Mahasiswa (LAAM) ULM di Aula Rektorat Lantai I, Rabu (30/10/2018).

DIAZ Hendropriono menegaskan, ideologi Pancasila sebagai dasar negara Indonesia sudah final. Karena itu  dia berharap, seluruh elemen bangsa khususnya pemuda untuk menyudahi kontroversi mengenai ideologi dan dasar negara.

Ia juga menyoroti sikap individualisme sekolompok individu yang bertentangan dengan konsep gotong royong yang telah lama diaplikasikan nenek moyang bangsa Indonesia. “Salah satu ancaman bangsa adalah masifnya penyebaran hoaks atau berita bohong yang merusak negeri ini,” tegas ketua umum PKP Indonesia ini.

Kalau kita belajar kepada sejarah,  lanjutnya, demokrasi sebenarnya bukan untuk semua orang namun terbatas bagi kelompok tertentu seperti kelompok terpelajar.

“Demokrasi kita jangan sampai kebablasan dan kekebebasan berbicara juga jangan sampai melampaui batas, akal sehat dalam berdemokrasi itu penting,” terang putra Mantan petinggi intelijen, AM Hendropriono ini.

Pria yang kerap disapa Mas Bos Diaz ini  merasa terhormat diundang untuk membagikan cerita dan pikiran kepada mahasiswa ULM. “Mahasiswa ULM saat antusias mengikuti dialog ini, kedepannya semoga ULM bisa mendatangkan lagi tokoh-tokoh nasional untuk memberikan motivasi kebangsaan,” jelasnya.

Sementara, Wakil Rektor I ULM Prof Alim Bachri menuturkan pentingnya dialog publik yang menghadirkan tokoh nasional ini demi pembentukkan karakter pemuda.

“Tentu kehadiran tokoh seperti Diaz ini di ULM akan menjadi motivasi tersendiri bagi ULM dalam rangka semakin baik lagi ke depannya,”ucap guru besar Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis ULM. Alim pun tak  mempermasalahkan latar belakang Diaz Hendropriono yang seorang politikus sebab dalam dialog sama sekali tidak membicarakan politik praktis.

“Diaz murni berbicara secara ilmiah tentang fakta-fakta empirik hasil kajian dari berbagai belahan negara bagaimana tantangan bangsa Indonesia dimasa yang akan datang,” ucap alumnus Unhas Makassar.

Muhammad Rizki ketua pelaksana mengatakan pihaknya sengaja mengundang Diaz karena diantara tokoh yang rencananya diundang hanya Diaz yang bisa menyempatkan waktu. “Jarang-jarang loh ada staf khusus presiden yang bisa menyempatkan diri ke ULM untuk merefleksikan lagi makna sumpah pemuda di era kekinian,” imbuhnya.(jejakrekam)

Penulis Akhmad Husaini
Editor Fahriza
Anda mungkin juga berminat
Loading...