Ketua KNPI Kalsel: Pemuda Banua Jangan Lagi Jadi Objek Politik

KOMITE Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Kalimantan Selatan menghelat rapat kerja daerah (rakerda) di Hotel Royal Jelita, Sabtu (20/10/2018). Rakerda yang diikuti seluruh jaringan induk organisasi kepemudaan ini di Kalimantan Selatan untuk menyusun program kerja di bawah kepengurusan yang baru.

KETUA Umum DPD KNPI Kalsel, Fazlur Rahman mengungkapkan dalam rakerda ini disusun program-program kerja organisasi baik bersifat mandiri maupun menjalin kerjasama dengan pihak lain.

“Kami menekankan poin-poin penting selama tiga tahun ke depan. Ambil contoh, agenda kelembagaan dan program kerja untuk mencapai visi-misi satu periode ke depan” ucap politisi PDI Perjuangan ini.

Fazlur menegaskan di bawah kepemimpinannya periode 2018-2021, KNPI ingin mengambil peran aspek pembangunan Banua, sesuai tagline Pemuda Banua bergerak.

“Ada 45 bidang di KNPI Kalsel.  Kamiberharap semua bidang setidaknya satu kegitan terealisasi, dalam waktu dekat KNPI memperingati refleksi 90 tahun Sumpah Pemuda,” ucap mantan Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ini.

Bagaimana peran pemuda dalam tahun politik ini? Fazlur Rahman mengatakan ada dua sisi, yakni pemuda sebagai objek sekaligus sebagai subjek politik.

“Memang banyak anggota KNPI yang menjadi calon anggota legislatif. Ini membuktikan pemuda sudah berani menjadi pelaku politik, bukan lagi hanya objek politik,” kata Fazlur Rahman.

Meski banyak anggota KNPI menjadi caleg di Pemilu 2019, Fazlur memastikan organisasinya tetap netral dan indipenden secara kelembagaan.  Ia juga mempersilahkan anggota KNPI untuk saling dukung mendukung baik untuk partai politik (parpol), maupun calon presiden.

Sementara itu, Ketua Umum DPP KNPI Muhammad Rifai Darus berpesan rakerda adalah amanah AD/ART KNPI, sehingga harus dibahas sungguh-sungguh. “Ada aspek utama yang dibahas dalam agenda rakerda kali ini. Yani, program kerja kemandiran, program kerja partisipasi, dan program kerja kemitraan,” ucapnya.

Rifai Darus menuturkan KNPI adalah mitra bagi pemerintah di dunia kepemudaan. Namun bukan berarti KNPI melepas idealisme kepemudaannya. “KNPI tidak akan sungkan-sungkan untuk mengeritik dengan tegas jika memang ada sesuatu yang salah. Namun kritik dengan memberikan tawaran solusi konkret bukan kritikan kosong,” paparnya.

Dia memuji pengurus KNPI Kalsel karena terlibat aktif dalam pembangunan di Banua. Terlebih Gubernur Kalsel Sahbirin Noor membuka tangan bagi pemuda Banua. “Semangat pemuda bergerak menjadi motivasi bagi teman-teman di Kalimantan Selatan untuk membuktikan diri KNPI setara dengan KNPI di daerah lainnya di Indonesia,” pungkas M Rifai Darus.(jejakrekam)

Penulis Ahmad Husaini
Editor Didi GS