Pemkab Barut Tak Anti Kritik, Tapi Pemberitaan Harus Sesuai Fakta

BUPATI Barito Utara H Nadalsyah didampingi Sekdakab Barut Jainal Abidin dan manajemen RSUD Muara Teweh menggelar silaturrahmi dengan kalangan jurnalis di Barito Utara, Kalteng, Selasa (9/10/2018).

NADALSYAH mengatakan, pers merupakan mitra pemerintah. Dimana, Pemkab Barito Utara tidak anti kritik. “Namun, setiap pemberitaan harus benar dan berimbang, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan,” katanya.

Diungkapkannya, pemerintah daerah selalu terbuka dalam setiap kegiatan dan tidak ada yang ditutupi. “Pemberitaan harus yang disajikan sesuai dengan fakta di lapangan. Pemberitaan tidak tendensius yang sifatnya menyerang dan merugikan seseorang, bahkan instansi,” kata Nadalsyah.

Selain pemberitaan terkait rumah sakit yang menurutnya tidak sesuai fakta, Nadalsyah juga menyoroti adanya anggapan bahwa pembangunan hanya di perkotaan, sedangkan untuk desa masih minim. “Hal ini tidak benar. Sebab, dalam menjalankan pembangunan pemerintah daerah berdasarkan misi dan misi,” katanya.

Ada pula, lanjutnya, pembangunan jalan yang tidak menggunakan ABPD atau dikerjakan secara gotong royong dari pihak ketiga. “Ini sering mendapat kritik, terutama tidak ada plang nama kegiatannya. Hal ini perlu diluruskan, karena proyek ini dikerjakan tidak menggunakan ABPD, maka kegiatan juga tidak ada papan namanya,” katanya.

Ia mencontohkan pembangunan jalan menuju Hargandang yang merupakan daerah penghasil gas, maka jalan dibangun menggunakan dana pihak ketiga secara sukarela, dimana panjangnya mencapai 90 kilometer. “Kalau ini menggunakan APBD, bisa dipastikan mengganggu anggaran dan tidak bisa untuj kegiatan lainnya,” pungkasnya.(jejakrekam)

Penulis Syarbani
Editor Andi Oktaviani
Anda mungkin juga berminat
Loading...