Agen Perjalanan Umrah dan Calon Jamaah Umrah Protes VFS Biometrik

AGEN perjalanan umrah dan calon jamaah umrah menggelar aksi unjuk rasa damai di kantor Kanwil Kementerian Agama Kalsel, Rabu (3/10/2018).

MEREKA protes penerapan sistem Visa Fasilitating Service (VFS biometrik) berupa perekaman sidik jari dan wajah bagi pemohon visa umrah dan haji dari Indonesia.

“Kebijakan ini akan mulai berlaku pada 24 Oktober 2018 nanti. Kami menolak diberlakukannya sistem ini,” kata Ketua Forum Komunikasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh dan Haji Khusus (FK PPIU HK) Kalsel Saridi Salimi.

Diungkapkannya, kondisi geografis Indonesia, termasuk Kalsel, yang letak kabupatennya jauh dari ibukota provinsi, menyulitkan dalam penerapan sistem ini.

“Banyak calon jamaah rumahnya jauh dari tempat perekaman data visa, tentunya akan menambah biaya lagi. Apalagi jika perekaman harus dilakukan di Jakarta,” tegasnya.

Kasi Pembinaan Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama Kalsel Zainal Arifin mengaku pihaknya akan memberitahu Kementerian Agama RI adanya aksi penolakan di Kalsel.

“Pemberitahuan diberlakukannya VFS biometrik belum kami terima, sehingga kami minta ditangguhkan sampai sudah benar-benar tersosialisasi,” kata.(jejakrekam)

Penulis Andi Oktaviani
Editor Andi Oktaviani