Dirgahayu

Kompleks Makam Sultan Suriansyah di Kuin Utara Tak Pernah Sepi Peziarah

WISATA religi di Kota Banjarmasin tak pernah sepi pengunjung. Para penziarah hampir saban hari mengunjungi makam para raja, bangsawan dan ulama Kesultanan Banjar di Kompleks Makam Sultan Suriansyah, Kuin Utara, Banjarmasin Utara.

DI KAMPUNG Kuin yang merupakan cikal bakal lahirnya Kota Banjarmasin, tak hanya dikunjungi warga Kalimantan Selatan. Namun, banyak pula warga di luar Kalsel, seperti dari Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah berkunjung. Termasuk, wisatawan mancanegara yang sekaligus berkunjung ke Pasar Terapung Muara Kuin.

Kondisi Pelabuhan Makam Sultan Suriansyah pun telah ditata. Ini ditambah lagi, banyak situs bersejarah yang bisa dikunjungi, meskipun koleksi di Museum Sultan Suriansyah tak selengkap museum lainnya. Adapula, para peziarah usai ke makam, langsung melakukan shalat sunah di Masjid Sultan Suriansyah yang tak jauh dari kompleks makam tersebut.

Salah satu rombongan peziarah asal Kabupaten Tanah Laut yang dipimpin H Ardiansyah, mengaku rutin berziarah ke makam-makan pemuka agama di Kalsel, termasuk Makam Sultan Suriansyah.

“Kami sekeluarga memang rutin berziarah ke sini,” ujar H Ardiansyah kepada jejakrekam.com, Sabtu (29/9/2018) pagi.

Adapun tujuan berziarah, beber dia, selain untuk dirinya sendiri, juga mengenalkan kepada anak-anaknya tentang silsilah raja-raja dan pemuka agama Islam yang menyebarkan dinul ini ke wilayah Kalsel dan sekitarnya.

Berbeda dengan Abdillah. Warga Barito Kuala yang memboyong istri dan dua anaknya berziarah ke makan Raja Banjar yang memerintah sekitar tahun 1526-1546 itu mengaku. Selain untuk mendoakan para pemimpin dan pemuka agama tersebut, Abdillah mengatakan berziarah ke Kompleks Makam Sultan Suriansyah juga sebagai relaksasi dari kepenatan dan rutinitas keseharian dengan aktivitas positif.

“Ya, kita ziarah ke sini selain untuk santai juga untuk mendoakan para pemimpin dan pejuang-pejuang khususnya dalam penyebaran agama Islam pada masa lalu,” kata Abdillah.

Di dalam lomplek makam bersejarah tersebut bersemayam, selain raja-raja pertama hingga generasi penerusnya, yakni Sultan Suriansyah bersama istrinya, terdapat makam Khatib Dayyan, Patih Kuin, Patih Masih dan H Sa’anah, serta puluhan makam kerabat lainnnya.

Sedang salah satu pengurus kawasan Makam Sultan Suriansyah, Abdullah merupakan warga Kuin utara mengatakan, untuk hari biasa sedikitnya 100 peziarah yang berkunjung ke situs bersejarah itu.

“Biasanya, pada hari Jum’at, Sabtu dan Minggu, pengunjung lebih banyak hingga mencapai 500 orang,” kata Abdullah.(jejakrekam)

 

Penulis Ipik Gandamana
Editor Didi GS