Dirgahayu

Goresan Indah Pelukis Internasional Sulistyono di Trotoar Van Der Pijl Banjarbaru

TROTOAR Kota Banjarbaru makin indah. Motif warna-warni yang ceria, buah karya seni lukis. Goresan karya cantik ini bukan berasal dari tangan sembarangan. Dia adalah Sulistyono, seorang pelukis internasional yang mendandani wajah Kota Banjarbaru.

KETIKA melintas trotoar yang lebar dan ramah terhadap pejalan kaki, itu adalah di sekitar Taman Van Der Pijl. Di jantung Kota Banjarbaru, trotoar ini seperti sebuah etalase kota yang menawan. Dilukis seniman kenamaan. Ada aneka yang diaktuliasikan di blok pejalan kaki. Lukisan tiga dimensi juga menghiasi

Unik dan indah. Keberadaan trotoar di Kota Banjarbaru ini mengundang decak kagum warga. Ketika mereka melintas, mereka pun menjadi spot berswafoto. Seperti dirasakan Samsul Bahri. Warga Kota Martapura, Kabupaten Banjar ini mengaku sangat terpesona dengan keindahan lukisan di trotoar Banjarbaru.

“Lukisan di trotoar ini menandakan tingkat penghargaan warga kota dan Pemkot Banjarbaru terhadap karya seni sangat baik. Upaya semacam ini patut diapresiasi. Hasil kreativitas ini jadi latar belakang yang asyik untuk selfie,” kata Samsul Bahri kepada jejakrekam.com di Banjarbaru, Jumat (21/9/2018).

Sementara itu, sang pelukis trotoar, Sulistyono mengatakan untuk menghasilkan karya seni lukis nan indah butuh waktu 30 hari. Menurut Sulis, selain melukis trotoar, ia juga mempercantik tower atau menara air minum yang ada di Taman Van Der Pijl, pada tahun lalu.

“Lukisan di trotoar ini bisa saya kerjakan. Ini karena dapat dukungan Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani. Beliau mengerti seni dan menghargai seniman dengan karyanya,” ucap Sulis.

Pria yang dikenal sebagai seniman  Kota Banjarbaru ini juga mengungkapkan, lukisan di trotoar tersebut menggambarkan alam di Kalsel. Misalkan, , ada iwak haruan, kambang karamunting, namun juga ada ikan koi. “Dalam lukisan saya ini, lebih banyak mengangkat tentang alam lokal di Kalsel,” ungkapnya.

Sulistyono adalah seniman otodidak. Ia mengasah diri dengan belajar ulet. Buah dedikasinya, Sulis pun kerap menjuarai sejumlah even melukis nasional, bahkan internasional. Dia juga pernah menggelar pameran lukisan ke Jepang dan sejumlah negara lainnya.  “Saat ini, saya tengah bersiap untuk berangkat ke China atas undangan untuk menggelar pameran lukisan di sana,” kata Sulis.

Tak hanya berkiprah di Benua Asia, Sulistyono juga mendapat undangan pada Oktober-Desember 2018 di sejumlah negara di Benua ‘Biru’ Eropa. Ada beberapa negara yang menghargai karyanya untuk dipamerkan, di antaranya Brussel (Belgia), Paris (Prancis) dan Milan (Italia).

“Untuk pameran di Eropa, seperti di Brussel hanya ada 60 pelukis dari seluruh dunia yang diundang,” kata Sulistyono.(jejakrekam)

Penulis Syahminan
Editor Didi G Sanusi