Pemkot Banjarmasin Sampaikan Nota Keuangan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2018

PEMKOT Banjarmasin menyampaikan nota keuangan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2018 kepada DPRD Banjarmasin, Senin (17/9/2018).

WALIKOTA Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, perubahan karena dalam prosesnya ada perubahan atas asumsi-asumsi pendapatan dan belanja daerah, serta mendesaknya beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mengalami pergeseran anggaran, sehingga diharuskan melakukan perubahan APBD.

“Pemkot dan DPRD Banjarmasin sepakat untuk membantu korban bencana alam di NTB sebesar Rp 500 juta lebih. Hal itu sesuai dengan instruksi Mendagri,” bebernya.

Politisi PKS ini mengatakan, pihaknya juga ada kewajiban menyertakan modal dari dividen PDAM Bandarmasih senilai Rp 7.099.826.697, dan pernyertaan modal ke Bank Kalsel sebesar Rp 20 Miliar.

“Waktu yang tersisa kurang lebih sekitar tiga bulan, sehingga tidak terlalu banyak bahasan membangun fisik, walau jika ingin tetap membangun fisik seperti jalan dan jembatan, maka hanya bisa membangun gang kecil atau jalan kecil yang tidak menyedot anggaran besar. Kalau umtuk pengadaan barang, harus lebih mengutamakan barang yang cepat dalam pengadaannya,” tuturnya.

Diungkapkannya, tidak semua usulan terakomodir di APBD murni dan APBD perubahan tahun 2018, dan akan diupayakan di APBD tahun 2019.

Diungkapkannya, ada pengeluaran pembiayaan berupa pembentukan dana cadangan untuk pemilihan kepala daerah tahun 2021 sebesar Rp 30 miliar.

Kemudian ada tambahan penyertaan modal atau investasi pemerintah daerah pada Bank Kalsel yang semula pada APBD 2018 senilai Rp 15 miliar menjadi Rp 20 miliar dalam APBD Perubahan 2018. Begitu.pula penyertaan modal Pemkot Banjarmasin kepada PDAM Bandarmasih sebesar Rp 7.099.826.697.

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Suprayogi mengungkapkan, APBD Perubahan bertujuan melengkapi dan memenuhi kekurangan dari semua program yang ada di Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD) Kota Banjarmasin. Pihaknya sudah melakukan finalisasi terhadap APBD Perubahan 2018.

Ia mengimbau Pemkot Banjarmasin menekan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) pada 2018. Sebab, kata dia, ada tambahan pendapatan sebesar Rp 14 miliar.(jejakrekam)

Penulis Husaini
Editor Andi Oktaviani