Imbas Unjukrasa di DPRD Kalsel, Polisi Tahan Enam Mahasiswa

AKSI Aliansi Mahasiswa menuntut pemerintahan Jokowi untuk menstabilkan perekonomian akibat melemahnya nilai tukar rupiah, berakhir ricuh.

SEBANYAK 38 mahasiswa digelandang ke Polresta Banjarmasin karena merusak fasilitas negara yang tersedia di gedung DPRD Kalsel. Dari jumlah itu, enam orang masih ditahan, dan lainnya dibebaskan.

Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sumarto mengatakan, pihaknya masih mendalami dugaan tindak pidana terhadap mahasiswa yang ditahan.

“Kita berharap kejadian ini tidak terulang apalagi aksi dilakukan menjelang shalat Jumat. Kepolisian sudah mentoleransi dengan melakukan pengamanan,” ucapnya.

Alfamart 300×250

Menurut Sumarto, mahasiswa memaksakan diri padahal sudah diberikan waktu sebelum shalat Jumat akan diterima Komisi II DPRD Kalsel.

“Namun mereka tidak datang. Setelah shalat Jumat mereka datang dengan memaksakan kehendak, hal-hal ini patut diduga sebagai tindak pidana,” tuturnya.

Kepolisian, lanjutnya, mendalami peran keenam mahasiswa itu, dan pihaknya tidak menemukan adanya penyusup.”

Inilah situasi yang sepatutnya kita pahami. Untuk semua pihak bisa menjaga kondisi Banjarmasin sesuai dengan slogan Banjarmasin baiman barasih wan nyaman,” pungkasnya.(jejakrekam)

Penulis Husaini
Editor Andi Oktaviani
Anda mungkin juga berminat
Loading...

Imbas Unjukrasa di DPRD Kalsel, Polisi Tahan Enam Mahasiswa