BNN Provinsi Kalsel Gelar Penyuluhan Bahaya Penggunaan Narkoba

BNN Provinsi Kalsel memenuhi undangan Akper Pandan Harum guna memberikan penyuluhan tentang bahaya narkoba dan motivasi belajar di kampus.

KABID P2M BNN Provinsi Kalsel H Ipansyah mengatakan, penggunaan narkoba bermula dari hal-hal sederhana yang tidak mendapat perhatian. Jika seseorang sudah terkena narkoba, banyak kerugian yang didapat. “Kalau sudah terkena narkoba, banyak kerugian yang didapat. Selain menghambat untuk berkarya, masa depan juga tidak gemilang,” katanya.

Ia juga memaparkan pencegahan penyalahgunaan narkoba, dan narkotika sejatinya merupakan obat untuk medis dan riset yang disalahgunakan. “Narkotika boleh digunakan, tapi harus sesuai dengan aturan dan kegunaan. Bukan disalahgunakan,” jelasnya.

Alfamart 300×250

Ipansyah juga menunjukkan beberapa bukti bahwa pengguna narkoba hampir merambah kepada semua usia dan kalangan, tidak peduli orang kaya atau miskin.

“Kondisi saat ini, pengguna narkoba menerjang semua lapisan, mau artis, orang biasa, laki-laki, atau perempuan, semua berpotensi. Maka hati-hati, sebab narkoba merupakan ancaman terbesar generasi bangsa. Narkoba adalah pejajah tanpa wajah yang siap menghancurkan negara. Bahaya narkoba akan merambat pada banyak hal. Salah satunya prestasi dan mimpi untuk berkarya pada masa yang akan datang bakal hilang,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan kondisi penyalahgunaan narkoba di Kalimantan Selatan, baik jumlah penyalahguna, penindakan hukum, jumlah kasus narkoba, serta dampak dan bahaya penyalahgunaan narkoba.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Andi Oktaviani
Anda mungkin juga berminat
Loading...

BNN Provinsi Kalsel Gelar Penyuluhan Bahaya Penggunaan Narkoba