Titip Jaga Banua, Sultan Banjar Serahkan Mandau Telabang kepada Kapolda Kalsel

PROSESI adat Banjar mengawali penyambutan Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani di Mapolda Kalsel, Sabtu (8/9/2018). Dipimpin Raja Kesultanan Banjar, Sultan Khairul Saleh, penyerahan mandau telabang sebagai simbol kehormatan atau jati diri seorang pemimpin.

SETIBANYA di Mapolda Kalsel, jenderal bintang dua bersama istri juga dikalungkan karangan bunga oleh dua polisi cilik binaan Polres Banjar. Kemudian, Staf Ahli Bidang Hukum dan HAM Badan Intelijen Negara (BIN) ini kemudian disambut Tarian Batandik yang ditampilkan polwan dari Polres Balangan.

Berada di Bumi Antasari, tokoh adat masyarakat Banjar, Sultan Khairul Saleh pun menerima Irjen Pol Yazid Fanani dengan ritual makan sehelai daun sirih. Kemudian, disusul penyerahan mandau telabang. “Bersama mandau ini, kami titipkan keamanan dan ketertiban masyarakat Kalsel kepada Bapak,” kata Sultan Khairul Saleh, sambil menyerahkan senjata tajam khas Dayak kepada Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani.

Usai menerima mandau telabang, Kapolda Kalsel yang baru dilantik pada Jumat (7/9/2018) di Mabes Polri ini kemudian menjalani prosesi tapung tawar. Kemudian, digandeng sang istri, berjalan menuju ruang lobi gedung Mapolda. Satu per satu, para pejabat Polda Kalsel dan para Kapolres menyalami sang komandan baru, pengganti Irjen Pol Rachmat Mulyana.

Mendapat kepercayaan masyarakat Kalsel, Kapolda Irjen Pol Yazid Fanani pun menegaskan siap mengemban tugas. Ia berharap semua pihak turut mendukung menciptakan keamanan dan ketertiban di Bumi Antasari.

“Saya mohon dua restu kepada masyarakat dan berbagai pihak. Mari sama-sama membangun Kalsel dan menjaga keamanan serta ketertiban,” tegas perwira tinggi Mabes Polri jebolan Akapol 1988.

Usai upacara penyambutan, pada siang harinya digelar penyerahan pataka dari Kapolda Kalsel yang lama, Irjen Pol Rachmat Mulyana kepada Irjen Pol Yazid Fanani. Sekaligus, pelepasan sang jenderal untuk bertugas di Mabes Polri sebagai Staf Ahli Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian di Jakarta.(jejakrekam)

 

Penulis Asyikin
Editor Didi GS
Anda mungkin juga berminat
Loading...