ACT

Lanjutkan Estafet H Leman, H Yuni Minta KKB Terus Berkiprah di Level Nasional

0 443

MENGGANTIKAN figur almarhum H Abdussamad Sulaiman HB yang merupakan tokoh masyarakat Bakumpai, hingga pengaruhnya merambah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, sosok sang putra H Yuni Abdi Nur Sulaiman dipilih kembali secara aklamasi memimpin Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB).

DALAM Musyawarah Nasional (Munas) III KKB yang berlangsung di Hotel Aria Barito, Banjarmasin, Jumat (7/9/2018) malam, H Yuni Abdi Nur Sulaiman dipilih secara aklamasi. Acara akbar KKB dihadiri lintas tokoh dari berbagai daerah Kalimantan baik Kalsel, Kalteng hingga luar daerah seperti Yogyakarta dan DKI Jakarta.

H Yuni Nur Abdi Sulaiman terpilih secara aklamasi melanjutkan kepengurusan organisasi Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB) untuk lima tahun mendatang.

H Yuni bersyukur dan berterimakasih atas amanah yang diberikan masyarakat Bakumpai. “Dengan bismillah, saya akan menjaga amanah dari masyarkat Bakumpai untuk membangun dan menjalani roda organisasi, mohon bimbingan ulun” ucap H Yuni.

Sang kakak, Hasnuryadi Sulaiman turut mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas terselenggaranya Munas dan pelantikan pengurus KKB Pusat periode 2018-2023.

“Abah (ayah) sudah beramanah dengan adinda H Yuni untuk melanjutkan estafet kepengurusan KKB. Bersama dengan masyarakat Bakumpai untuk ambil bagian dalam pembangunan daerah baik di Kalimantan Selatan,Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Timur,” ucap anggota DPR RI asal Fraksi Golkar.

Manager PS Barito Putera berharap pengurus KKB yang baru bisa meneruskan program-program yang sudah dicapai. Kemudian, menjalin sinergisitas dengan semua lapisan masyarakat. Termasuk, melanjutkan cita-cita. “Ambil contoh turut ambil bagian dalam sektor pendidikan, keagamaan,sosial, budaya dan pengembangan ekonomi kerakyatan,” kata Hasnur.

Sementara itu, akademisi berdarah Dayak Bakumpai, Nasrullah berharap agar eksistensi KKB bisa melahirkan para pemikir dan tokoh-tokoh berpengaruh khususnya di tataran lokal, regional hingga nasional.

Sosiolog FKIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ini mengungkapkan banyak tokoh Bakumpai seperti ZA Maulani yang merupakan mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Ketua Umum MUI Pusat KH Hasan Baseri dan lainnya, sangat mewarnai dinamika masyarakat Indonesia.

Terutama lagi di era perjuangan melawan penjajah Belanda, muncul-muncul tokoh-tokoh Bakumpai seperti Panglima Wangkang, Panglima Batur, Tumenggung Surapati dan lainnya.

“Orang-orang Bakumpai pada dasarnya adalah pemikir dan penulis. Ke depan, kita berharap KKB juga turut mendorong agar kaum intelektual Bakumpai lebih menonjol dan memberi bukti nyata bagi kemajuan daerah dan negara,” ucapnya.(jejakrekam)

 

 

 

Penulis Ahmad Husaini
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.