Berlaga di Dapil ‘Perang Bintang’, Idayati Yakin Nama H Muhidin Berpengaruh bagi PAN

BERLAGA di daerah pemilihan (dapil) Banjarmasin Barat yang akan menyajikan ‘perang bintang’ pada Pemilu 2019 nanti, tak membuat Idayati, gentar. Calon anggota DPRD Banjarmasin usungan Partai Amanat Nasional (PAN) ini hakkul yakin bisa meraih satu kursi parlemen.

DARI daftar calon sementara (DCS) terdapat sejumlah petinggi parpol peserta Pemilu 2019 yang akan bertarung. Sebut saja, Ketua DPC Partai Gerindra Banjarmasin HM Yamin, Ketua DPD Partai Golkar Banjarmasin Hj Ananda, KetuaDPC PDIP Banjarmasin Suprayogi dan Ketua DPC PPP Banjarmasin Arufah Arief dan lainnya.

Untuk harga satu kursi di dapil Banjarmasin Barat dengan total pemilih sebanyak 88.320 pemilih dibagi 9 kursi tersedia, harus ditebus sedikitnya 9.813 suara.  Kantong suara Banjarmasin Barat pun memang didominasi masyarakat hetrogen, sebagai kawasan pelabuhan dan perindustrian di ibukota Provinsi Kalimantan Selatan.

“Ya, memang di dapil Banjarmasin Barat adalah masyarakat yang beragam. Yang pasti, saya sudah punya basis pendukung, terutama para pegawai di Pelabuhan Trisakti dan lainnya,” kata pebisnis kuliner ini kepada jejakrekam.com, Jumat (7/9/2018).

Meski berada di nomor urut lima, Idayati mengatakan kesempatan untuk menduduki kursi di DPRD Kota Banjarmasin Barat masih ada. “Walaupun ditempatkan di posisi berapa pun, saya tetap optimis. Karena orang pasti melihat figur ketuanya,” ucap Idayati.

Istri Ketua KONI Banjarmasin Djumadri Masrun ini mengaku sudah berpengalaman dalam Pemilu 2014, sewaktu mencalonkan diri DPRD Kalsel di dapil Barito Kuala. Ia mengakui dari pengalaman yang ada, juga pernah bertarung dengan lawan-lawan taguh, seperti Hj Noormiliyani AS yang kini Bupati Batola.

“Yang pasti, PAN itu identik dengan H Muhidin sebagai Ketua DPW PAN Kalsel. Jadi, program yang dijalankan partai, turut mendongkrak popularitas partai dan berimbas kepada figur yang diusung,” tuturnya.

Menurut dia, sosok H Muhidin sebagai mantan Walikota Banjarmasin juga berpengaruh di kantong-kantong suara yang ada di ibukota Provinsi Kalsel.

Apa motivasi Anda untuk menjadi calon wakil rakyat? Wanita kelahiran Sampit ini mengatakan ingin menyalurkan aspirasi konstituennya. “Nah, ketika masyarakat memberi amanah, tentu harus dijaga. Dalam setiap pertarungan itu, pasti ada yang menang dan kalah,” tegasnya.

Idayati mengaku tak berani umbar janji. Menurut dia, ketika menjadi terpilih nanti sebagai anggota DPRD Banjarmasin dalam Pemilu 2019, tentu harus menjalankan fungsi sebagai wakil rakyat sesuai tugas pokok dan fungsinya.

“Apalagi, suara perempuan juga cukup besar. Itu menjadi potensi untuk digarap. Semua ikhtiar bisa dilakukan, semua tinggal menunggu takdir dari Allah SWT,” pungkasnya.(jejakrekam)

 

Penulis Arpawi
Editor Didi GS