ACT

Jelang Perayaan Ibadah Kurban, Harga Bawang Merah dan Putih Mulai Stabil

213

HARGA sembilan bahan pokok (sembako) jelang perayaan Idul Adha 1439 Hijriyah di sejumlah pasar tradisional di Banjarmasin, relatif stabil. Hal ini dikarenakan pasokan sembako dari Pulau Jawa dan lainnya ke ibukota Provinsi Kalimantan Selatan masih normal.

UNTUK penjualan bumbu masak seperti bawang merah dan bawang putih yang semula sempat  melonjak harganya, kembali ke posisi standar.  Salah satu pedagang bawang merah dan putih di Pasar Lima di Komplek Pasar Harum Manis Banjarmasin, Hj Ernawati mengakui harga kedua produk pangan ini sudah stabil.

“Harga bawang merah untuk per kilogram dijual di kisaran Rp 17 ribu. Sedangkan, bawang putih naik Rp 2.000 dijual Rp 19 ribu per kilogram,” ucap Hj Ernawati kepada jejakrekam.com, Selasa (21/8/2018).

Ia mengakui jelang perayaan Idul Adha hingga tiga hari setelahnya dengan ibadah kurban atau penyelembihan hewan kurban, permintaan terhadap bawang merah dan putih masih relatif normal, tidak ada lonjakan permintaan dari para konsumen. “Boleh dibilang stabil. Pembelian bawang merah dan putih seperti hari-hari biasanya, belum ada kenaikan yang cukup signifikan,” kata Ernawati.

Ia juga berharap agar pemerintah, khususnya dinas terkait untuk rajin turun ke pasar demi menjaga ketersediaan pasokan dan harga agar tetap stabil. “Kami juga menjalankan saran pemerintah untuk tak menaikkan harga. Apalagi, omzet penjualan sembako juga relatif stabil,” pungkasnya.

Begitupula, H Ilyas, pedagang minyak goreng curah  di Pasar Harum Manis ini mengakui pasokan dari distributor atau agen ke Pasar Lima juga stabil, tidak ada kekurangan pasokan. Ia menjamin harga tetap normal, dan tidak terjadi kenaikan harga. “Makanya, para konsumen atau pembeli tak perlu resah. Sebab, pasokan minyak goreng mencukupi untuk keperluan selama perayaan hari raya kurban,” ucapnya.(jejakrekam)

 

Penulis Sirajuddin
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.