Prihatin, Anggota DPRD Banjarmasin Rayakan Ultah Bersama Legiun Veteran

SEMARAK perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-72 dimanfaatkan anggota DPRD Kota Banjarmasin Sri Nurnanigsih dengan menggelar berbagai lomba. Dia juga menyambangi kantor Cabang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Banjarmasin di Pasar Baru Permai, Jalan Niaga Timur, Sabtu (18/8/2018).

SUASANA kemeriahan lomba panjat pinang dirasakan warga RT 02 Jalan Seberang Mesjid. Terdengar riuah tepuk tangan dan sorakan penonton yang melihat peserta mencoba memanjat pinang setinggi kurang lebih 4 meter.

Ketua Pelaksana Mukhtar Luthfi mengatakan masyarakat RT 02, Kelurahan Seberang Mesjid sudah lama tidak menyelenggarakan lomba panjat pinang. Terakhir, lima tahun lalu.

“Acara berhasil terselenggara berkat kerja sama warga dan ibu Sri Nurnaningsih yang menjadi donator acara ini,” ucap Mukhtar Luthfi kepada sejumlah wartawan.

Ia menjelaskan acara panjat pinang sebagai bentuk memeriahkan kemerdekaan. Menurut Mukhtar Luthfi, hadiah yang diperebutkan sengaja tidak ditampilkan di atas pohon pinang agar peserta penasaran. Hal itu sebagai bentuk kejutan untuk peserta.

Sementara itu, donator acara Sri Nurnaningsih mengatakan kegiatan ini selain sebagai bagian dari acara peringatan 73 tahun kemerdekaan Indonesia, juga ajang silaturahmi antar warga. “Hadiah yang diperebutkan selain uang tunai ada perangkat elektronik seperti kipas angin, setrika, teko elektrik hingga peralatan sekolah untuk anak-anak,” ucap anggota Komisi IV DPRD Banjarmasin ini.

Legislator Partai Demokrat menuturkan panjat pinang sebagai bentuk budaya Indonesia yang patut dilestarikan. Apalagi akhir-akhir ini kegiatan serupa sudah jarang dilakukan di tengah masyarakat.

Usai menghelat berbagai lomba, Sri Nurnangsih bersama rombongan bersilaturahmi dengan para legiun veteran dan pejuang. Anggota DPRD Banjarmasin juga mengajak para veteran untuk merayakan ulang tahunnya dalam bungkusan sederhana namun penuh makna.

“Selama ini, para legiun veteran merupakan sosok yang terlupakan. Padahal, mereka adalah orang yang berjasa merebut kemerdekaan Republik Indonesia” ucap mantan bankir ini.

Sri Nurnaningsih berpendapat bangsa yang baik adalah bangsa yang menghargai para pahlawannya. Oleh karenanya, Sri Nurnaningsih mengajak seharusnya para pemuda harus belajar dari perjuangan para pendahulu.

“Ketika bercengkrama dengan para veteran, saya mendengar keluh kesah dari paraveteran. Terutama, kantornya pun berada di lantai 3  di Pasar Baru Permai, padahal mereka sudah tak kuat lagi jalan,” ucap Sri Nurnaningsih.

Ia pun tidak habis pikir para veteran yang berada di usia senja justru harus berkantor di lantai 3. “Orang sehat dan masih muda saja ngos-ngosan naik turun tangga. Apalagi untuk ukuran legiun veteran yang berusia nyaris satu abad,” tuturnya.

Menurut Sri Nurnaningsih, hal ini menjadi catatan bagi Pemkot Banjarmasin untuk memikirkan nasib para veteran, apalagi kehidupan para veteran jauh dari kata sejahtera. “Bandingkan dengan organisasi kepemudaan, sangat jomplang. Seharusnya, para legiun veteran ini diberi keistimewaan oleh pemerintah kota,” pungkasnya.(jejakrekam)

 

Penulis Ahmad Husaini
Editor Didi GS
Anda mungkin juga berminat
Loading...