ACT

Teken Komitmen, Caleg PPP Wajib Kampanyekan Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019

0 340

KOMITMEN Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebagai parpol pengusung Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019, tak bisa ditawar-tawar lagi. Seluruh calon legislatif (caleg) partai Ka’bah, terkhusus lagi untuk perebutan kursi DPR RI diwajibkan mengkampanyekan calon petahana yang menggandeng Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai pendampingnya itu.

UNTUK Tim Kampanye Nasional (TKN) yang dibentuk DPP PPP dengan Dewan Pengarah yang langsung dikomando Romahurmuziy, telah ditunjuk Koordinator Wilayah (Korwil) TKN di wilayah Kalimantan Selatan.

Nasrullah AR yang menjadi caleg nomor urut 1 PPP di daerah pemilihan Kalsel 1 (Kabupaten Banjar, Batola, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan dan Tabalong) dipercaya sebagai Korwil TKN wilayah Kalsel.

“Yang jelas sebagai caleg nomor urut 1dapil Kalsel 1 dari PPP, tentu memiliki tugas untuk memenangkan KH Ma’ruf Amin sebagai calon Wakil Presiden RI mendampingi Pak Jokowi. Namun, kemenangan Ma’ruf Amin merupakan manifestasi dari perjuangan untuk menjaga marwah Nahdlatul Ulama (NU),” ucap Nasrullah AR yang juga Sekretaris Jenderal (Sekjen) Angkatan Muda Ka’bah (AMK) ini kepada jejakrekam.com, di Banjarmasin, Senin (13/8/2018).

Menurut dia, kepercayaan Presiden Joko Widodo menggandeng KH Ma’ruf Amin yang merupakan Rais ‘Am PBNU, wajib dijaga seluruh kader ormas Islam, khususnya lagi para caleg PPP. “Sebab, sosok KH Ma’ruf Amin merupakan ulama panutan di kalangan warga nahdliyin yang konsisten menjaga ideologi ahlisunnah wal jamaah. Tentu kami allout untuk memenangkannya di Pilpres 2019,” tegas Ketua I PWNU Kalsel ini.

Terpisah, Ketua DPP PPP Syaifullah Tamliha mengungkapkan komitmen untuk memenangkan duet Jokowi-Ma’ruf Amin telah menjadi sebuah kewajiban bagi seluruh caleg PPP di Pemilu 2019.

“Khusus caleg DPR RI, ada 575 caleg PPP di seluruh Indonesia yang telah menandatangani fakta integritas untuk menjadi juru kampanye pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Kalau membangkang, maka akan dicoret dari daftar caleg sementara (DCS) dan daftar caleg tetap (DCT) Pemilu 2019,” kata Syaifullah Tamliha.

Anggota Komisi I DPR RI ini menegaskan bagi para caleg yang tak berkampanye untuk Jokowi-Ma’ruf Amin maka harus bersedia mengundurkan diri. “Ini merupakan perintah langsung dari DPP PPP sebagai tindaklanjut hasil Mukernas yang menetapkan mendukung dua periode pemerintahan Jokowi,” tegas Syaifullah.

Kini, menurut mantan Sekretaris DPW PPP Kalsel, tergantung pada individu masing-masing, terutama para caleg PPP untuk menjalankan tugas partai sebagai bentuk loyalitas. “Ini menjadi tugas semua jaringan PPP di seluruh Indonesia, tak hanya di Kalsel untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin,” tandasnya.(jejakrekam)

 

Penulis Ahmad Husaini
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.