ACT

Lestarikan Budaya Mawarung, Tawarkan Menu Tradisional Khas Banjar

0 398

BUDAYA mawarung yang lekat dengan tradisi Banjar, terus dihidupkan. Alimun Hakim, aktivis senior yang juga seorang pendidik ini memilih membuka usaha dengan membuat warung khas kudapan khas Banjar bernama Pawarungan Bubuhan Barataan (PBB).

WARUNG yang berada di Jalan Sutoyo S, Teluk Dalam, seberang Gang Arrakhman, depan Komplek Mutiara atau samping AKBID Persada ini menjadi tempat nongkrong yang cukup mengasyikkan.

“Warung PBB ini sudah buka sejak 6 Agustus 2018. Memang, terbilang, usai shalat Subuh, kami buka untuk umum,” ucap Alimun Hakim kepada jejakrekam.com, Minggu (12/8/2018).

Dengan mengangkat tagline, cobai, datangi, rasai, nungkar, insya Allah manyanyati dalam bahasa Banjar berarti mencoba, datang, mencicipi dan beli, insya Allah akan menyukai, menjadikan PBB ini pun ramai dikunjungi.

“Budaya mawarung yang lekat dengan tradisi Banjar ini biasanya digunakan untuk ajang silaturahmi dan berbincang-bincang. Kami sengaja membuat warung yang sederhana, agar kesannya merakyat,” kata senior Kompas Borneo Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ini.

Menurut Alimun, daya tampung PBB cukup lega, karena bisa mengakomodir 50 pengunjung dengan menu masakan kampung dan kue-kue basah tradisional Banjar. “Silakan duduk bercerita sambil menyerup kopi atau teh hangat,” ucapnya.

Ia pun mengaku siap menyiapkan tempat untuk diskusi atau acara lainnya, namun konfirmasi sehari sebelum tanggal pelaksanaan. Layaknya bisnis online, Alimun cukup rajin meng-share keberadaan warungnya. “Terpenting, warung ini menyediakan menu yang murah meriah, sesuai kantong para pengunjung,” imbuhnya.(jejakrekam)

 

Penulis Ahmad Husaini
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.