ACT

Beratraksi di Mahligai Pancasila, Reok Ponorogo Meriahkan Festival Pesona Budaya Borneo

0 249

RIBUAN peserta karnaval budaya dalam rangkaian Festival Pesona Budaya Borneo II di Banjarmasin, meramaikan ruas jalan di Banjarmasin, Minggu (12/8/2018). Tak hanya didominasi utusan dari suku Dayak lima provinsi di Pulau Kalimantan, beberapa etnis lainnya pun turut membaur dalam even budaya ini.

NAPAK tilas para peserta dalam karnaval budaya ini memanfaatkan hari bebas berkendaraan (car free day) dimulai dari Mahligai Pancasila, menyusuri Jalan R Soeprapto, Jalan AS Musyaffa dan Jalan Jenderal Sudirman. Para peserta menggunakan beragam pakaian adat khas Dayak dan juga busana suku Dayak kreasi yang dipamerkan.

Menariknya, pada penutup kegiatan karnaval budaya di halaman Mahligai Pancasila, Paguyuban Keluarga Ponorogo (Pawargo) Banjarmasin dan Kalsel ikut menunjukkan aksi melalui Reok Ponorogo.

Ketua Pawargo Banjarmasin Sahuri mengaku ikut berpartisipasi dan meramaikan karnaval budaya dalam rangkaian perayaan Festival Pesona Budaya Borneo II agar di antara suku bangsa yang berbeda di Indonesia, selalu rukun bersama.

“Kita ini negara Bhinneka Tunggal Ika. Intinya menjaga persatuan dan kesatuan. Seperti kata pepatah, di mana bumi berpijak disitu langit dijunjung,” ujar Sahuri kepada wartawan, Minggu (12/8/2018).

Sahuri menganggap ingin menyesuaikan diri dengan kondisi di Banjarmasin. Apalagi kelompoknya mendapatkan undangan juga dari Pemprov Kalsel untuk ikut memeriahkan dan berpartisipasi dalam rangka Hari Jadi Provinsi Kalsel ke-68 tahun. “Makanya, melalui seni kita bisa bersatu demi NKRI,” ucapnya.

Diakui Sahuri, dengan adanya kegiatan ini bisa menunjukkan persatuan dan kesatuan. Jadi, tidak ada istilahnya ini Kalimantan ataupun Jawa. NKRI, berbeda boleh tapi tetap satu.

Menurut Anto, peserta Karnaval Budaya asal Balangan ini mengaku salut dengan kelompok Reok Ponorogo untuk mencoba bertoleransi. Apalagi Reok Ponorogo ini merupakan bagian dari kesenian di Indonesia. “Artinya mereka menghargai meski berbeda suku untuk ikut berpartisipasi diacara ini,” ucap Anto.(jejakrekam)

Penulis Arpawi
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.