Menginjak Usia ke-68, Paman Birin Unjuk 40 Penghargaan yang Diraih Pemprov Kalsel

DI USIA Provinsi Kalimantan Selatan yang telah menginjak 68 tahun, Gubernur Sahbirin Noor mengungkapkan ada momentum besar dalam bulan Agustus bagi masyarakat Kalsel. Yakni, Hari Jadi Provinsi Kalsel pada 14 Agustus 2018 dan HUT Kemerdekaan RI ke-73 pada 17 Agustus 2018 mendatang.

“DENGAN usia 68 tahun, tentu bagi yang semua pernah menjabat Gubernur Kalsel memberi warna. Perjuangan pada pendahulu ini harus kita hargai dan hormati. Kita harus berterima kasih kepada para pendahulu kita, hari ini kita ada, karena mereka ada,” kata Paman Birin-sapaan akrab Gubernur Kalsel saat memberi sambutan dari peringatan Hari Jadi Provinsi Kalsel ke-68 di Gubernuran Kalsel, Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (9/8/2018).

Peringatan hari jadi yang sedianya digelar pada Selasa (14/8/2018) terpaksa dimajukan, karena Paman Birin akan segera bertolak ke Tanah Suci Makkah-Madinah untuk menjalankan ibadah haji.

Paman Birin pun unjuk prestasi, hingga hari ini Pemprov Kalsel sudah menyabet 40 penghargaan. Meski diakui Ketua DPD Partai Golkar Kalsel, jumlah penghargaan tak seberapa dibandingkan dengan perjuangan para pendahulu yang mendirikan provinsi ini menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Penghargaan memang tak seberapa jika dibandingkan saat ini rakyat kita masih ada yang mengalami keterbelakangan, kemiskinan dan kebodohan. Itu yang harus kita selesaikan bersama. Bergotong royong, berat sama dipikul ringan sama dijinjing,” kata Paman Birin.

Alumni Uniska ini mengakui dengan kekayaan alam Kalsel bagai sehelat kain surga, sumber daya alam melimpah tentu akan diincar negara lain. Namun, Paman Birin mengingatkan agar Kalsel tak perlu alergi bagi siapa saja yang ingin berinvestasi di Bumi Antasari. “Terpenting mereka harus melihat kearifan lokal yang ada serta bermanfaat bagi masyarakat,” cetusnya.

Selama ini diakui Paman Birin, sektor pertumbuhan ekonomi Kalsel didorong dari ekspor batubara, sehingga ketika industri ekstratif ini habis, akan menggoyahkan ekonomi daerah. “Kita harus mencari terobosan dengan mentransformasi SDA yang ada menuju ke SDA terbarukan.  Saat ini, Pemprov Kalsel tengah giat mendorong industri pariwisata, setidaknya bisa meniru kemajuan Bali. Sebab, pariwisata bisa menyajikan sebuah kesejahteraan dan membuat daerah ini terkenal seantreo dunia,” cetus Paman Birin.

Dia berharap seluruh komponen masyarakat Kalsel bergerak, dan tidak mengandalkan pada sosok seorang Paman Birin saja. “Harapan ke depan adalah agar Kalsel terbebas dari kebodohan, kemiskinan dan keterbelakangan,” tandasnya.(jejakrekam)

 

Penulis Asyikin
Editor Didi GS
Anda mungkin juga berminat
Loading...
Klik lonceng merah di samping kanan layar untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru pada gawai anda.