Syaifullah Tamliha : Belajar Piala Dunia 2018, Pemilu 2019 Pasti Banyak Kejutan Terjadi

PERSAINGAN memperebutkan kursi DPR RI yang harus ditebus dengan harga suara mahal di Pemilu 2019 mendatang, diingatkan Syaifullah Tamliha agar tak membuat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menjadi lengah.  Belajar dari drama Piala Dunia 2018 di Rusia, justru banyak tim-tim unggulan berguguran sebelum memasuki fase semifinal, apalagi final.

ANALOGI ini diutarakan anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PPP ini saat reses dengan konstituennya, terutama dari DPC PPP Hulu Sungai Tengah (HST), PAC PPP Batang Alai Utara dan sekitarnya di Gedung Olahraga Bulutangkis Desa Ilung, Kecamatan Batang Alai Utara, Kabupaten HST, Selasa (7/8/2018).

Di hadapan masyarakat beberapa desa di Kecamatan Batang Alai Utara, serta didampingi Sekretaris DPC PPP HST H Jum’adi, Syaifulah Tamliha mengungkapkan saat ini bukan zamannya lagi menggelar kampanye akbar dengan mengumpulkan banyak massa di lapangan.

“Sekarang, zamannya sudah berubah. Lewat kecanggihan teknologi informasi, beragam kampanye sudah dilakoni lewat media sosial. Ternyata ini jauh lebih efektif, dibanding menghimpun massa yang tentu membutuhkan dana besar,” tutur Syaifullah.

Ketua DPP PPP ini mengakui saat ini justru potensi pemilih milineal yang melek dengan teknologi informasi, lebih besar. Sebagai parpol lawas, Syaifullah Tamliha mengakui PPP agak terlambat menyikapi fenomena tersebut.  Ia pun berpesan agar para pengurus, kader dan simpatisan partai Ka’bah ini jangan membanggakan diri sebagai parpol besar.

“Sistem di Pemilu 2019 sekarang jauh berbeda dengan pemilu-pemilu sebelumnya. Untuk menjadi calon anggota DPR RI, jika satu parpol tak bisa meraih 4 persen kursi secara nasional, maka akan hangus. Ini bedanya dengan pencalonan DPRD provinsi, kabupaten dan kota yang tidak terpengaruh dengan sistem parliamentary threshold,”  papar Syaifullah.

IKLAN TENGAH

Menurut Syaifullah, sudah saatnya, seluruh elemen di PPP bersatu dan kompak dalam menghadapi  Pemilu 2019 yang sangat sengit persaingannya.  Mantan Sekretaris DPW PPP Kalsel ini pun mengingatkan agar seluruh kader dan simpatisan tak boleh terlena , apalagi merasa parpol besar.

“Ingat fenomena yang terjadi di Piala Dunia 2018 di Rusia. Tim tangguh dan langganan juara seperti Jerman saja keok. Kemudian, tim Argentina dengan Messi dan Portugal dengan Ronaldo, justru berakhir tragis.   Ini yang harus kita waspadai, karena parpol baru yang punya strategi jitu. Ya, seperti kesebelasan sepakbola di Piala Dunia 2018, justru bisa memberi kejutan,” kata Syaifullah.

Sementara itu, kader senior PPP HST M Yusuf mengakui dari sekian anggota DPR RI yang rajin reses, nama Syaifullah Tamliha paling dikenal masyarakat HST, khususnya di kalangan kader partai Ka’bah. Menurut Yusuf, dalam setiap kesempatan reses, Syaifullah Tamliha selalu menyampaikan apa yang sudah dikerjakan di DPR RI untuk masyarakat. “Kami berharap wakil rakyat bisa meniru langkah yang diambil Syaifullah Tamliha dalam kegiatan reses,” ucap Yusuf.

Senada Yusuf, warga Birayang, Wardi pun mengakui selalu hadir dalam kegiatan reses yang dihelat Syaifullah Tamliha. “Banyak pengalaman yang diceritakan Pak Syaifullah. Selain itu, kami bisa langsung menyalurkan aspirasi mengenai pembangunan desa dan daerah,” ujar Wardi.(jejakrekam)

 

Penulis Didi GS
Editor Didi G Sanusi
Anda mungkin juga berminat
Loading...

Syaifullah Tamliha : Belajar Piala Dunia 2018, Pemilu 2019 Pasti Banyak Kejutan Terjadi