2019,  20 Desa di Barito Utara Akan Dialiri Listrik

SEMPAT terkendala akibat persoalan lahan, akhirnya pemasangan tiang listrik dari Desa Kandui hingga Batu Raya, Kecamatan Gunung Timang, Barito Utara dapat diselesaikan.

BUPATI Barito Utara langsung turun tangan menyelesaikan persolan ini dimana kesepakatan akhir jaringan tiang listrik dipasang di tepian badan jalan.

“Kami sudah menyetujui tiang listrik ditancap di bahu jalan. Saya turun langsung bertemu masyarakat di Kecamatan Gunung Timang,” terang Bupati, H Nadalsyah saat menerima rombongan PT PLN Rayon Muara Teweh, Rabu (8/8/2018).

Bupati menambahkan, setelah dirinya aktif, langsung mengurus listrik desa dari arah Kandui-Batu Raya sambil sosialisasi kepada warga.  Menurutnya,  Pemkab Barut mengutamakan memperbaiki jalan rusak. Begitu selesai dilanjutkan dengan listrik kemudian jembatan. Hal ini tidak lain agar mobilisasi tiang selesai.

Dijelaskannya, untuk menunjang pemasangan tiang listrik di Lahei dan Lahei Barat,  telah membangun jalan sepanjang 80 kilometer. Jalan tersebut merupakan syarat supaya tiang bisa dipasang.  “Pembangunan jalan itu tidak ada anggaran dari pemerintah daerah,” tutur Koyem, sapaan akrabnya dalam diskusi panjang lebar dengan PLN.

Sementara itu Manajer PLN Rayon Muara Teweh, Permono Gunawan mengatakan pihaknya akan langsung bekerja.  “Akan tetapi pemasangan tidak memakai tiang dengan tiga kabel diatasnya, melaikan satu tiang dengan kabel bungkus,” jelasnya.

Ia mengakui ada keterlambatan tiang beton, sehingga listrik desa belum bisa selesai di Gunung Timang.  Dihadapan bupati, PT PLN memaparkan rencana kerja 2019 di Kecamatan Lahei Barat, Lahei, Montallat, Teweh Baru dan Teweh Selatan. “Dari jumlah itu nantinya sebanyak 20 desa di lima kecamatan akan dipasang listrik pada tahun depan,” imbuhnya.(jejakrekam)

Penulis Syarbani
Editor Fahriza
Anda mungkin juga berminat
Loading...