Pemerintah Daerah dan TNI Gelar Lomba Pengolahan Lahan Siap Tanam untuk HPS Tahun 2018

PEMERINTAH daerah dan TNI bersama petani terus mempersiapkan lahan untuk puncak peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) Tahun 2018 pada Oktober nanti, di Desa Jejangkit Muara, Barito Kuala.

SALAH satu program yang dilaksanakan adalah lomba pengolahan lahan siap tanam, yang dibuka Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Senin (6/8/2018).

Lahan yang dilombakan seluas 50 hektare, dimana pada 6 Agustus 2018 dilombakan di lahan seluas 25 hektare, dan di lahan juga seluas 25 hektare pada 7 Agustus 2018.

Lomba ini diikuti 50 tim dari 12 kecamatan se-Barito Kuala. Tiap tim terdiri 6 petani dan 2 pendamping dari TNI. Total peserta 400 orang. Hadiah yang disediakan, untuk juara pertama akan mendapat hand tractor, juara kedua akan mendapat dua mesin pompa, dan juara ketiga akan mendapat satu mesin pompa, serta ada pula dua unit kendaraan roda dua sebagai doorprize.

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor mengatakan, ada dua tantangan yang sekarang ini dihadapi Kalsel, yakni sebagai tuan rumah HPS Tahun 2018, serta untuk membuktikan Indonesia sebagai negara agraris.

“Melalui semangat Proklamasi, kami bersama TNI selalu Setia menjadi garda terdepan mendampingi rakyat. Salah satu buktinya dengam digelarnya lomba pengolahan lahan siap tanam, yang akan disusul dengan lomba menanam,” katanya.

Menurutnya, dengan semangat HPS Tahun 2018, maka Kalsel bisa menjadi lumbung beras nasional.

“Kita harusnya sedih, sudah 73 tahun merdeka dan dinyatakan sebagai negara agraris, tapi masih mendatangkan beras dari negara lain. Dengan HPS ini, kami yakin kita bisa panen tiga kali dalam setahun,” tegasnya.

Danrem 101/Antasari Kolonel Inf Yudianto Putrajaya menambahkan, petani Kalsel harus optimis bisa menjadikan Kalsel sebagai lumbung padi nasional.

“Diadakannya lomba pengolahan lahan siap tanam merupakan gagasan Korem 101/Antasari dalam rangka HUT ke-73 RI dan HPS tahun 2018, yang dilaksanakan selama 2 hari, yakni 6-7 Agustus 2018,” ujarnya.

Hal ini, lanjutnya, merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dan TNI untuk meningkatkan semangat bagi petani, dimana lomba ini pertama dilaksanakan, dan cuma ada di Desa Jejangkit.

Dikatakannya, lomba pengolahan lahan siap tanam dengan tujuan membantu percepatan penyiapan lahan untuk HPS Tahun 2018, serta untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dan rakyat.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Andi Oktaviani
Anda mungkin juga berminat
Loading...