Narapidana Dilibatkan dalam Upaya Pemecahan Rekor Peserta Senam Poco-poco Terbanyak

SEBANYAK 8.969 tahanan dan narapidana di Kalimantan Selatan mengikuti senam poco-poco serentak se-Indonesia, dengan memanfaatkan media teleconference, Minggu (5/8/2018) pagi.

SELAIN sebagai upaya menyukseskan Asian Games Tahun 2018, kegiatan ini juga untuk upaya pemecahan rekor dunia The Largest Guinness World Record Poco-Poco Dance, serta untuk memecahkan rekor MURI sebagai peserta senam poco-poco narapidana terbanyak.

Senam poco-poco serentak diikuti Warga Binaan Pemasyakatan (WBP) se-Kalsel yang diselenggarakan pada UPT pemasyarakatan, yang untuk Banjarmasin dipusatkan di Lembaga Pemasyarkatan Kelas IIA Banjarmasin.

“Selain melestarikan budaya bangsa dan mengangkat martabat Indonesia di mata dunia, kegiatan ini sebagai bagian dari pembinaan kepribadian bagi narapidana di bidang kesehatan jasmani,” kata Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Kalsel Ferdinand Siagian.

Saat ini, Lapas Banjarmasin diisi 2.803 orang tahanan dan narapidana. Padahal, apasitas hanya 366 orang, jadi mengalami overkapasitas 666 persen, termasuk Lapas terpadat se-Indonesia.

IKLAN TENGAH

Kepala Lapas Banjarmasin, Rudy CH Gill mengungkapka, dalam rangka menyukseskan acara ini telah mempertimbangkan keamanan dan kenyamanan para undangan.

Dimana, sebelumnya telah dilakukan persiapan dan latihan selama beberapa minggu.

“Dengan berjalan lancarnya kegiatan ini, narapidana dan tahanan Lapas Teluk Dalam diharapkan mampu menanamkan nilai nasionalisme bagi seluruh WBP sehingga rasa cinta tanah air mereka akan semakin tinggi dari kekompakan gerakan senam poco-poco ini,” katanya.

Kegiatan yang diprakarsai Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia ini, juga melibatkan masyarakat, baik dari jajaran pemerintahan maupun masyarakat umum.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Andi Oktaviani
Anda mungkin juga berminat
Loading...

Narapidana Dilibatkan dalam Upaya Pemecahan Rekor Peserta Senam Poco-poco Terbanyak