Persoalan Rumah Tangga Diduga Jadi Pemicu Aiptu Tarigan Bunuh Diri

PASCA ditemukan tewas dengan leher terikat seutas tali, jasad Aiptu Tentu Tarigan, dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Ulin Banjarmasin. Jasad anggota Satlantas Polresta Banjarmasin ini, kemudian diautopsi tim dokter rumah sakit tersebut.

KAPOLRESTA Banjarmasin, Kombes Pol Sumarto mengatakan, autopsi dilakukan karena sesuai prosedur pengungkapan sebuah kasus kematian. Sehingga, ia membantah autospi dilakukan karena adanya dugaan kejanggalan dalam kematian salah seorang anggotanya tersebut.

“Setelah melakukan olah TKP, kemudia dilakukan autopsi. Karena kewajibannya seperti itu. Daripada nanti, sudah dikubur kemudian ada permasalahan. Sebaiknya kita autopsi dulu untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya,” kata Sumarto kepada wartawan di kamar jenazah RSUD Ulin Banjarmasin, Senin (9/7/2018).

Iklan Samping 300×250

Meski untuk mengetahui penyebab kematian menunggu hasil autopsi, namun menurut Sumarto, kuat dugaan anggotanya ini, murni bunuh diri. Karena dari pemeriksaan visum luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Hanya ada lebam di leher bekas jeraratan tali.

Sedangkan motif dugaan bunuh diri, Sumarto membantah akibat persoalan pekerjaan. Dugaan sementara, dipicu persoalan rumah tangga. “Kami sudah meminta keterangan sejumlah saksi. Termasuk orang – orang yang dekat dengan almarhum,” ujarnya.

Sekadar diketahui, Aiptu Tentu Tarigan, ditemukan tewas di halaman PAUD Kemala Bhayangkara Cabang Banjarmasin, di Jl Gunung Sari, Banjarmasin Tengah pada pagi hari. Lokasi tersebut, tak jauh dari tempat tinggalnya, asrama polisi yang berada di belakang sekolah tersebut.(jejakrekam)

Penulis Deden
Editor Fahriza
Anda mungkin juga berminat
Loading...

Persoalan Rumah Tangga Diduga Jadi Pemicu Aiptu Tarigan Bunuh Diri