Tercepat Bentuk UPZ dan Terbanyak Setoran, Direktur RSUD Ulin Raih Penghargaan dari Baznas Kalsel

DIREKTUR RSUD Ulin Hj Suciati meraih penghargaan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalimantan Selatan  atas prestasinya dalam mendukung kebijakan Gubernur Sahbirin Noor mengenai optimalisasi zakat, infak dan sodaqoh di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalsel.

PENGHARGAAN diserahkan Ketua Baznas Kalsel Pangeran Rusdi Effendi AR saat apel pagi di halaman RSUD Ulin, Jalan Achmad Yani Km 2, Banjarmasin, Sabtu (7/7/18). Rusdi Effendi menyebut RSUD Ulin termasuk SKPD yang tercepat membentuk kepengurusan UPZ. Selain itu, juga terbanyak dalam penyetoran dana ZIS.

“Sejak Januari sampai Juli 2018, kami terima Rp 75 juta lebih. Dan ini bagi kami sangat membanggakan, mudahan dapat dicontoh SKPD lainnya” ujarnya. Tak hanya itu, Suciati dinilai tokoh pers ini, benar benar bergerak membangun kesejahtraan umat melalui sektor zakat.

Dalam sambutannya, Direktur RSUD Ulin Suciati mengatakan, potensi zakat di RSUD Ulin cukup besar yakni kurang lebih 2.000 orang. Diharapkan potensi ini akan terus digali dan dikembangkan, sehingga dapat membantu ekonomi masyarakat.

“Apalagi, tadi sudah dikukuhkan pengurus UPZ Baznas Kalsel RSUD Ulin, tentu akan menambah semarak kegiatan zakat infak sodaqoh dilingkungan kami,” ucap Suciati.

Iklan Samping 300×250

Ia berharap kepengurusan UPZ RSUD Ulin selain segera menyusun program perioritas, juga membuat terobosan dalam meningkatkan pendapatan ZIS, misalnya melalui karyawan BLUD yang non ASN dan juga membuka counter  setiap hari.

Wakil Ketua UPZ Baznas Kalsel RSUD Ulin Banjarmasin, Muhari menuturkan rata-rata per bulan pendapatan ZIS RSUD Ulin mencapai Rp 10 juta lebih. “Jika ditambah karyawan BLUD dan counter, kami optimis akan mencapai Rp 20 juta lebih per bulan ” ujar rohaniawan RSUD Ulin ini.

Muhari menambahkan banyak manfaat jika umat Islam berzakat, infak dan sodaqoh, di antaranya membersihkan harta dan jiwa, menyuburkan harta, dan setiap hari di doakan malaikat agar harta yang dikeluarkan di ganti oleh Allah SWT.

“Dengan sodaqoh walau sebiji kurma dapat menyelamatkan kita dari api neraka. Bahkan, dalam surah al Munafiqun dijelaskan penduduk kubur meminta kesempatan sedikit waktu lagi untuk bersodaqoh dan menjadi orang soleh, tapi sayang sudah terlambat.  Saya mengajak ayo berinfaq dan bersodaqoh di UPZ RSUD Ulin atau di tempat lainnya,  mumpung masih ada umur, dan yang penting jangan menunggu banyak harta baru bersodaqoh,” papar pria yang dikenal dengan sebutan Ustadz Keren ini.(jejakrekam5

Penulis Muji Setiawan
Editor Didi GS
Anda mungkin juga berminat
Loading...

Tercepat Bentuk UPZ dan Terbanyak Setoran, Direktur RSUD Ulin Raih Penghargaan dari Baznas Kalsel