Posting Komentar Memihak Petahana di FB, Dua ASN Tabalong Diadukan Panwaslu ke KASN

PANITIA Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Tabalong terus mengusutd dugaan pelanggaran netralitas yang dilakukan aparatur sipil negara (ASN) dalam Pilkada Tabalong 2018. Bahkan, berkas hasil penyelidikan Panwaslu Tabalong itu telah diserahkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) di Jakarta untuk mengeluarkan rekomendasi sanksi yang dikenakan kepada oknum pegawai negeri sipil (PNS) di Pemkab Tabalong.

KETUA Panwaslu Tabalong Hirsan ditemanti seorang staf bertolak ke Jakarta untuk menyerahkan berkas pelanggaran yang dilakukan dua ASN  ke KASN di Jakarta.

Rekomendasi pelanggaran ini telah melalui proses penyelidikan di Panwaslu Tabaong, dan selanjutnya diserahkan ke KASN untuk mendapatkan sanksi. Sebab, Panwaslu Tabalong menengarai telah melanggar asas netralitas pada Pilkada Tabalong 2018.

Komisioner Panwaslu Tabalong Fahmi Failasopa menyatakan dua pelanggaran yang dilakukan ASN di lingkup Pemkab Tabalong tersebut dilakukan di media sosial.

Iklan Samping 300×250

“Yang pertama itu adanya temuan hasil pengawasan kampanye melalui medsos,  ditemukan satu ASN memberi komentar dengan tulisan : Insya Allah lanjut salam 3 jari. Kedua adalah laporan masyarakat terhadap salah seorang PNS  yang  berkomentar di facebook (FB) dengan meng-upload contoh surat suara dengan hanya menampilkan salah satu pasangan calon ditambah dengan kalimat “kalau unda,” papar Fahmi kepada jejakrekam.com, Sabtu (9/6/2018).

Dia menyebut dua oknum ASN Pemkab Tabalong itu adalah berinisial AJ, salah satu ASN di lingkup Dinas Pendidikan Tabalong dengan status kepala sekolah. Kemudian, menurut Fahmi, adalah berinisial SI seorang ASN yang bertugas pada Dinas Kominfo Kabupaten Tabalong.

Sekadar mengingatkan dalam Pilkada Tabalong ini, ada empat pasangan calon yang berlaga yakni pasangan nomor urut 1 dari jalur independen, H Noorhasani-H Eddyan Noor Idur. Sedangkan, rivalnya dari jalur perseorangan lainnya di nomor urut 2 adalah  H Winarto-H Ali Sibqi. Sementara itu, calon petahana yang didukung mayoritas parpol di nomor urut 3 yakni H Anang Syakhfiani-H Mawardi. Terakhir, adalah nomor urut 4 maju lewat koalisi parpol lainnya, Hj Noor Farida-Aspianor.(jejakrekam)

 

Penulis Syahminan
Editor Didi GS
Anda mungkin juga berminat
Loading...