SPP Snakma Pelaihari, Kiprahnya Dulu hingga Sekarang

UPAYA SMK SPP Negeri Pelaihari atau Sekolah Pertanian Pembangunan (Snakma) Pelaihari, dalam menyiapkan sekolah terdepan dengan kualitas anak didik yang baik terus dilakukan. Salah satunya, menyiapkan jurusan program pendidikan yang potensial, berdirinya lapangan usaha baru dan tenaga kerja siap pakai, khususnya di bidang peternakan dan kesehatan hewan. Selain didukung tenaga pendidik dan kependidikan yang kompetensi.

“MINAT siswa baru bersekolah di SMK SPP Negeri Pelaihari, dari tahun ke tahun terus meningkat. Terbukti siswa yang belajar disini ada yang berasal dari luar Kalimantan Selatan,” kata Drh Arief Febrianto, Wakil Kepala Sekolah SMK SPP Negeri Pelaihari Bidang Sarana dan Prasarana kepada jejakrekam.com, Selasa (15/5/2018) di Komplek SMK SPP Negeri Pelaihari.

Ia menjelaskan, untuk menyosialisasikan program pendidikan yang ada di SMK SPP Negeri Pelaihari, pihaknya telah melakukan berbagai upaya. Di antaranya melakukan koordinasi ke pihak SMP sederajat di 13 kabupaten dan kota  di Kalimantan Selatan.

Saat ini ada tiga jurusan program pendidikan unggulan yang dikembangkan di SMK SPP Negeri Pelaihari. Jurusan tersebut yaitu ternak unggas, penyuluhan pertanian dan kesehatan hewan.

Program jurusan tersebut dikatakan Drh Arief Febrianto, dapat membentuk skill anak  didik yang mandiri  serta berjiwa usaha, mengingat potensi pengembangan usaha ternak sangat didukung dengan  kondisi alam di Kalimantan Selatan yang cukup luas dan pangsa pasar yang  luas pula.

Selain itu, menurut dia, untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, tidak perlu ke  Pulau Jawa, di Kota Banjarmasin cukup banyak tersedia perguruan yang sesuai dengan jurusan yang diminati.

Selama  belajar di SMK SPP Negeri Pelaihari, para siswa diasramakan selama 3 tahun, tanpa dipungut biaya termasuk biaya makan dan minum. Karena semua biaya itu sudah dianggarkan dalam APBD Kalsel.

Meski demikian, ada sedikit kesulitan yang dihadapi  pihak sekolah dikarenakan ada dua instansi yang berbeda yang menjadi naungan SMK SPP Negeri Pelaihari. Terutama, kebijakan program satuan kerja berada  di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan. Sementara untuk anggaran, kebijakannya ada di Dinas Peternakan dan Perkebunan Provinsi Kalimantan Selatan.

“Dalam tahun ajaran 2017/2018,  SMK SPP Negeri Pelaihari, telah meluluskan sebanyak 127 orang siswa, untuk semua jurusan program studi.  Pada Senin (14/5/2018) dilakukan acara perpisahannya,”  ujar dokter hewan asal Jawa Timur ini.

IKLAN TENGAH

Sejarah Berdirinya SPP Snakma Pelaihari. 

Sekolah Pertanian Pembangunan Pelaihari didirikan pada tanggal 1 Juni 1982 dan mulai melaksanakan kegiatan PBM tanggal 2 Agustus 1982 dengan nama Sekolah Pertanian Pembangunan- Sekolah Peternakan Menengah Atas ( SPP-SNAKMA ) merupakan Unit Pelaksana Teknis Pusat Pendidikan Pelatihan Pertanian Badan Diklatluh Departemen Pertanian.

Pada 1984, menyusul adanya perubahan kebijakan dari Departemen Pertanian dalam  penyelenggaraan Sekolah Pertanian Pembangunan (SPP) dengan serta merta  mengubah pula  sistem pendidikan polyvalen menjadi program studi. Termasuk, mengubah nama Sekolah Pertanian Pembangunan dengan Program Studi Produksi Peternakan dan dan Program Studi Kesehatan Hewan.

Pada 1989, Program Studi Kesehatan Hewan dihilangkan tinggal Program Studi Peternakan. Dengan adanya perubahan sistem pemerintahan dengan menguatnya Otonomi Daerah, pada tahun 2001 Sekolah Pertanian Pembangunan Negeri Pelaihari diserahkan pengelolaannya ke Pemerintan Provinsi Kalimantan Selatan sebagai Unit Pelaksana Teknis Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan dengan diterbitkannya Peraturan Daerah Nomor : 21 Tanggal 8 November 2001 tentang SOTK Sekolah Pertanian Pembangunan Negeri Provinsi Kalimantan Selatan di Pelaihari.

Namun dalam kebijakan operasional penyelenggaraan pendidikan SPP Negeri Pelaihari masih berkoordinasi dan dibina oleh Pusat Pengembangan Pendidikan Pertanian Badan Pengembangan SDM Pertanian Departemen Pertanian.

Dalam pelaksanaannya status nama Sekolah Pertanian Pembangunan Negeri Pelaihari diubah menjadi Sekolah Pertanian Pembangunan Pelaihari menurut Peraturan Gubernur Nomor 8 Tanggal 12 Mei 2008 tentang SOTK Sekolah Pertanian Pembangunan Pelaihari.

Pada 2008, telah ditempuh upaya untuk mengembangkan dan menerapkan sistem manajemen mutu melalui pendekatan Manajemen Mutu ISO 9001:2000 yang di Launching pada tanggal 11 Oktober 2008 dan pada 9 Februari 2009 Sekolah Pertanian Pembangunan Pelaihari telah memperoleh sertifikat dari United Register System (URS) dengan Nomor Register 33727/A/0001/UK/En dan sesuai dengan Visi dan Misi SPP Pelaihari bertekad menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 secara komitmen.

Dalam sistem penerimaan murid baru di SPP Snakma Pelaihari,  sekitar tahun 1984, terbilang sangat selektif. Selain mengukur minat  calon siswa baru dalam dunia peternakan. Tinggi  badan siswa juga menjadi salah satu tolak ukur persyaratan penerimaan siswa baru saat itu.

Kini, seiring berubahnya kebijakan pengelolaan SPP Snakma, menjadi SMK SPP Negeri Pelaihari, Nama Snakma masih tetap melekat di hati masyarakat Kalimantan Selatan,  sebagai satu satunya sekolah peternakan di Kalimantan Selatan, yang unggul dan terdepan.(jejakrekam)

 

Penulis Muji Setiawan
Editor Farhriza
Anda mungkin juga berminat
Loading...

SPP Snakma Pelaihari, Kiprahnya Dulu hingga Sekarang