Diisukan Ada 150 TKA Tingkok, Imigrasi Banjarmasin Sidak Pabrik Semen Conch

AKTIVITAS tenaga kerja asing (TKA) khususnya dari Tiongkok (Cina) yang bekerja di perusahaan penanaman modal asing (PMA) di Kalimantan Selatan terus diawasi. Kantor Imigrasi Klas 1 Banjarmasin menggelar sidak ke perusahaan atau pabrik semen PT Conch South Kalimantan Cement di Desa Saradang, Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong, Selasa (15/5/2018).

TIM pengawasan orang asing ini langsung dipimpin Kepala Kantor Imigrasi Banjarmasin Syarifullah untuk mengecek keberadaan TKA di perusahaan investasi Tiongkok dalam pengolahan dan pendistribusian semen di wilayah Kabupaten Tabalong itu.

Dalam sidak ini,  pihak Kanim Banjarmasin mendapat pengawalan aparat Polres Tabalong dan Kodim 1008 Tanjung. Menurut Syarifullah,  dalam sidak kali ini, pihaknya menyisir beberapa ruangan tempat tinggal para TKA asal Cina, bahkan sampai ke ruangan WTP water treatment proces, laboratorium, stockpile, pembangkit listrik, master control dan juga mess para karyawan.

PPMI2

“Kami periksa KITAS dan paspor para tenaga kerja asing, guna memastikan legalitas mereka berada dan bekerja di Indoensia,” ucap Syarifullah kepada wartawan.

Ia mengungkapkan dari hasil sidak yang dilakukan di lapangan untuk menindaklanjuti ada isu, bahwa ada 150 WNA asal Tiongkok yang bekerja di PT Conch. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan langsung di lapangan, ditemukan hanya 79 orang. Sisanya, 10 orang lainnya dalam masa cuti.

“Yang pasti, pihak Imigrasi akan terus melakukan pengawasan TKA yang ada di Kalsel. Kami berharap perusahaan benar-benar memperkerjakan TKA sesuai prosedur, dan jangan melanggar prosedur,” tandasnya.(jejakrekam)

Penulis Syahminan
Editor Didi GS
Anda mungkin juga berminat
Loading...

Diisukan Ada 150 TKA Tingkok, Imigrasi Banjarmasin Sidak Pabrik Semen Conch