Ucapan ramadhan

Petani Tolak Keras Masuknya Pupuk Ilegal di Kalsel

KETUA Koperasi KSU Jasa Mandiri Kalsel Nasaruddin Abbas mendesak pemerintah dan aparat keamanan segera mengusut tuntas 6.500 ton pupuk ilegal yang diamankan Korem 101/Antasari, Jumat (4/5/2018) lalu.

PIHAKNYA yang sudah menanam jagung di Kalsel dengan luasan ribuan hektare ini dan juga menaungi beberapa kelompok tani ini, sangat menolak masuknya pupuk ilegal dari China tersebut.

“Kami sebagai petani di Kalsel sangat tidak menghendaki beredarnya pupuk tidak resmi karena sulit dipertanggungjawabkan. Kami mengharapkan aparat terkait, khususnya pemerintah, segera menidak tegas sesuai dengan hukum berlaku di negara kita,” katanya.

Iklan Samping 300×250

Ia mengatakan, demi menjaga kualitas hasil pertanian sebagai negara agraris, yang sepantasnya punya produksi pertanian yang diandalkan, maka pupuk ilegal harus ditolak.

“Sekali lagi kami dengan tegas menyatakan menolak pupuk ilegal di lingkungan petani, khususnya petani yang berada di Kalsel,” tegasnya.

Ketua Umum BPDYM Yogiatma juga menolak masuknya ribuan ton pupuk ilegal tersebut. “Hal ini tentunya merugikan petani Kalsel, karena tidak sesuai dengan aturan negara. Kami berharap pihak berwajib menindaklanjuti kasus-kasus yang merugikan negara dan daerah,” tegasnya.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Andi Oktaviani
Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.