Sudah Punya Istri, Oknum Guru SDN di Banjarbaru Cabuli Dua Muridnya

TINDAKAN tidak senonoh dilakukan seorang oknum guru di SDN Cempaka Banjarbaru bernama Kholik. Betapa tidak, ia telah melakukan pencabulan terhadap anak didiknya sendiri. Perbuatan bejat itu, dilakukan di rumah dinasnya.

DALAM jumpa pers kepada wartawan, Kapolda Kalsel, Brigjen Pol Rachmat Mulyana mengungkapkan kronologis kejadian tersebut dimana pada 16 April 2018, dua orang korban yang bernama MAH(12) dan HZ (13) melaporkan kejadian ini di Polres Banjarbaru tentang pencabulan anak dibawah umur.

“Oknum guru tersebut melakukan pengancaman.  Kemudian ia memegang kemaluan kedua anak tersebut untuk dionani hingga keluar spermanya,” ucap Kapolda Kalsel.

Selanjutnya, kata dia, Polres Banjarbaru melakukan penyidikan dan menangkap tersangka di Kalimantan Barat. Setelah dilakukan interogasi, sebut dia, ternyata tersangka sudah melakukan lebih dari 20 kali pencabulan terhadap anak dibawah umur.

Latar belakang tersangka, sebut Kapolda, sudah mempunyai istri, namun sampai sekarang isterinya tidak diperlakukan layaknya sebagai isteri. Yang bersangkutan lebih senang sesama jenis atau bisa dikatakan LGBT.

“Pasal yang diterapkan kepada tersangka yakni pasal 82 ayat 2  Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas  Undang-Undang  Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan hukuman minimal 5 tahun dan seberat beratnya 15 tahun, tetapi mengingat yang bersangkutan  sebagai tenaga pendidikan,  akan ditambah sepertiga hukumannnya,” ucap Rachmat.

Sekadar diketahui, oknum guru tersebut menjadi PNS sejak 2012. Adapun modus yang ia lakukan dengan cara  mengancam korban. Jika tidak memenuhi hasrat birahinya maka tidak akan dinaikkan kelas.  Para korban juga sering diajak untuk les privat di rumah dinasnya.

Sementara itu, Kabid Pelayanan Khusus Dinas Pendidikan Kalsel,  Slamet mengungkapkan,  oknum guru tersebut sudah dinonaktifkan pihaknya sebagai guru pengajar di SDN Cempaka, Banjarbaru. “Untuk proses selanjutnya kami serahkan kepada pihak kepolisian,” imbuhnya.(jejakrekam)

 

Penulis Asykin
Editor Fahriza