ACT

Tunggu Lelang Bahan PJU, Warga Gang Mandiri-Gang Laila Diminta Bersabar

0 263

WARGA Gang Mandiri dan Gang Laila di Jalan Kelayan A, Kelurahan Murung Raya, Kecamatan Banjarmasin Selatan, diminta untuk bersabar. Masalahnya, usulan pemasangan penerangan jalan umum di 6 titik masih tertunda. Alasannya, proyek pengadaan peralatan PJU masih dalam proses lelang, belum ada pemenangnya.

KEPALA Unit Pelaksana Teknis Penerangan Jalan Umum (UPT PJU) Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Ibni Achiruddin meminta agar warga Gang Mandiri dan Gang Laila bisa bersabar, menunggu proses lelang selesai, diperkirakan baru terealisasi pemasangan PJU pada Mei-Juni 2018.

“Bukan hanya di Gang Mandiri dan Gang Laila, Jalan Kelayan A, banyak pula usulan permintaan PJU yang masuk ke UPT PJU Banjarmasin. Ada sekitar 15 titik dan semua juga belum terpasang,” ucap Ibni Achiruddin kepada jejakrekam.com, Rabu (18/4/2018).

Untuk menyiasati permintaan masyarakat yang cukup banyak, Ibni mengungkapkan pihaknya terlebh dulu menampung, dan selanjutnya akan dicek ke lapangan. Khusus di Gang Mandiri dan Gang Laila, diakuinya sudah dididirikan tiang listrik, hanya saja peralatan lampu penerangan belum terpasang.  “Makanya, kami berharap warga bersabar. Karena alat dan bahan masih kosong. Saat ini, kami masih memprioritaskan pemeliharaan PJU yang ada,” katanya.

Sembari menunggu PJU yang resmi terpasang, Ibni menyilahkan masyarakat untuk swadaya memasang lampu penerangan jalan. Namun, kata dia, begitu PJU resmi yang dilengkapi meteran dan terkoneksi dengan jaringan listrik PLN, maka lampu penerangan jalan liar itu harus segera dicabut. “Pokoknya, kami nanti akan mengecek dan langsung memasang PJU di kawasan itu, kalau bahannya sudah ada,” tegas Ibni.

Disinggung soal tunggakan PJU yang sempat ditanggung Pemkot Banjarmasin, Ibni mengakui hal itu. Namun, menurut dia, semua tunggakan telah dilunasi terhitung Januari-April 2018, nanti yang akan dibayar lagi adalah tagihan pada Mei 2018. “Memang masih ada tunggakan, tapi hampir seluruhnya sudah dibayar,” kata Ibni. Sayangnya, Ibni mengaku tak ingat berapa tunggakan yang harus dilunasi kepada PLN tersebut.(jejakrekam)

 

 

 

Penulis Ahmad Husaini
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.